Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Latih Warga Desa Sungai Batang Olah Abon Ikan Lomek dan Tongkol Bernilai Ekonomi Tinggi

datariau.com
232 view
Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Latih Warga Desa Sungai Batang Olah Abon Ikan Lomek dan Tongkol Bernilai Ekonomi Tinggi

BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 menggelar pelatihan pembuatan abon berbahan dasar ikan lomek dan ikan tongkol sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (12/7/2026) tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan para pemuda desa yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan mulai dari proses pengolahan hingga teknik pengemasan produk.

Pelatihan ini digagas oleh sepuluh mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI, yakni Wulan Kartika Sari, Muhammad Baihaqi, Anisa Fitriani, Syukri Hidayat, Alfatonah, Nur Rahma Safitri, Suci Puspita Dewi, Rista Juita Manurung, Marito Aktavia Silitonga, dan Mohammad Faiz Anugrah, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rina Susanti, S.Sos., M.Si.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Dorong Kemandirian Masyarakat Teluk Pambang Melalui Budidaya TOGA dan Pupuk Organik


Program tersebut bertujuan memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah hasil perikanan lokal menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Selama ini, ikan lomek lebih banyak dikonsumsi sebagai lauk sehari-hari atau dipasarkan dalam kondisi segar.

Melalui inovasi pengolahan menjadi abon, baik ikan lomek maupun ikan tongkol diharapkan mampu menjadi produk yang lebih tahan lama, memiliki daya saing di pasaran, serta berpotensi dipasarkan lebih luas sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya diajarkan praktik pembuatan abon, tetapi juga mendapatkan materi mengenai standar kebersihan dalam proses produksi, teknik pengemasan yang menarik, hingga pentingnya menjaga kualitas produk agar memiliki nilai jual yang tinggi.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache dari Limbah Kulit Nanas di Desa Aliantan


Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dengan mahasiswa Kukerta sekaligus mencoba secara langsung setiap tahapan pembuatan abon, mulai dari proses pengolahan bahan baku hingga produk siap dikemas.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki Desa Sungai Batang, khususnya di sektor perikanan. Dengan memanfaatkan hasil tangkapan nelayan menjadi produk olahan bernilai tambah, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha rumahan yang berkelanjutan.

Ketua PKK Kabupaten Bengkalis, Agustina, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI. Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi langkah positif dalam mendorong lahirnya produk unggulan berbasis potensi daerah.

"Dengan adanya abon ini semoga dapat diteruskan oleh masyarakat dan dapat diolah secara berkelanjutan," ujar Agustina.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Kenalkan Ecoprint kepada Anak-anak Desa Kelemantan Barat


Ia berharap keterampilan yang telah diberikan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, melainkan dapat terus dikembangkan menjadi usaha produktif yang mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga dan masyarakat desa.

Melalui program ini, Kukerta Berdampak UNRI 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal. Pengolahan ikan lomek dan ikan tongkol menjadi abon dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk khas Desa Sungai Batang yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Penulis
: Wulan Kartika Sari
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)