BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) berhasil menginisiasi terjalinnya kerja sama antara SD Negeri 22 Bengkalis dengan Pemerintah Desa Prapat Tunggal melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang program kunjungan rutin siswa ke Perpustakaan Desa. Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan minat baca sekaligus membangun budaya literasi sejak usia dini.
Penandatanganan MoU dilaksanakan di Aula Kantor Desa Prapat Tunggal pada Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Kepala Desa Prapat Tunggal Muhammad Dodi Islami, Kepala SDN 22 Bengkalis, staf Perpustakaan Desa Prapat Tunggal, serta mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau.
Melalui kesepakatan tersebut, siswa SDN 22 Bengkalis dijadwalkan mengunjungi Perpustakaan Desa Prapat Tunggal secara rutin setiap hari Kamis. Program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan sistem pergiliran antarkelas setiap pekan, sehingga seluruh siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan desa sebagai sarana belajar.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Gerakan PHBS di SDN 007 Pasar Usang Baserah, Tanamkan Budaya Hidup Sehat Sejak Dini
Inisiatif yang digagas mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI ini disambut positif oleh Pemerintah Desa maupun pihak sekolah. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik di luar ruang kelas sekaligus meningkatkan kebiasaan membaca di kalangan pelajar.
Pj Kepala Desa Prapat Tunggal, Muhammad Dodi Islami atau yang akrab disapa Pak Dodi, mengungkapkan bahwa rencana kerja sama antara pemerintah desa dan pihak sekolah sebenarnya telah lama dibahas. Namun, berbagai kendala membuat program tersebut belum dapat diwujudkan hingga akhirnya mendapat pendampingan dari mahasiswa KUKERTA UNRI.
"Sebenarnya kerja sama mengenai literasi anak-anak sekolah ini sudah jauh-jauh hari kami rencanakan bersama pihak Kepala Sekolah SDN 22 Bengkalis, tetapi memang belum sempat terealisasi. Alhamdulillah, dengan hadirnya adik-adik mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI, rencana ini akhirnya bisa terwujud secara resmi. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik KUKERTA," ujar Pak Dodi.
Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini Berbasis Game-Based Learning di SDN 001 Rimba Sekampung
Menurutnya, keberadaan mahasiswa KUKERTA tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mampu menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai pihak untuk melahirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.
Apresiasi serupa juga disampaikan pihak SDN 22 Bengkalis. Sekolah menyambut baik kerja sama tersebut karena dinilai dapat memperluas ruang belajar siswa sekaligus mengenalkan mereka pada lingkungan perpustakaan sebagai sumber ilmu pengetahuan yang menyenangkan.
Melalui kunjungan rutin ke perpustakaan desa, para siswa diharapkan semakin terbiasa membaca berbagai jenis buku, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan literasi yang menjadi salah satu fondasi penting dalam dunia pendidikan.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Giti Edukasi dan Praktik Pembuatan Nugget Lele, Dorong Peluang UMKM Berbasis Perikanan Lokal
Selain memberikan manfaat bagi siswa, program ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan Perpustakaan Desa Prapat Tunggal sebagai pusat kegiatan literasi masyarakat. Kehadiran siswa secara berkala akan menghidupkan aktivitas perpustakaan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya membaca di lingkungan desa.