Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Ajak Siswa SDN 43 Bengkalis Jelajah Mangrove, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

datariau.com
47 view
Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Ajak Siswa SDN 43 Bengkalis Jelajah Mangrove, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Mahasiswa Kukerta UNRI bersama siswa-siswi SD Negeri 43 Bengkalis pada kegiatan Jelajah Mangrove di Desa Kelemantan Barat. (Sumb

BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau melaksanakan kegiatan Jelajah Mangrove bersama siswa-siswi SD Negeri 43 Bengkalis di Desa Kelemantan Barat, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pentingnya ekosistem mangrove dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir.

Program yang merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat tersebut dirancang dengan konsep pembelajaran luar kelas. Melalui pendekatan yang interaktif, mahasiswa tidak hanya memberikan materi di dalam kelas, tetapi juga mengajak siswa belajar langsung di kawasan mangrove agar memperoleh pengalaman yang lebih nyata dan mudah dipahami.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi yang diikuti seluruh siswa kelas I hingga kelas VI. Pada sesi ini, mahasiswa Kukerta memperkenalkan berbagai jenis tanaman mangrove beserta manfaatnya bagi lingkungan. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai fungsi hutan mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai biota pesisir, serta penyerap karbon yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI 2026 Gelar Mangrove Youth Camp, Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir bagi Siswa SD di Bengkalis


Selain mengenalkan manfaat ekologis mangrove, mahasiswa juga mengajak siswa memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran sejak usia dini bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari tindakan sederhana.

Usai sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan Jelajah Mangrove yang diikuti siswa kelas V dan VI. Dalam perjalanan menuju lokasi, mahasiswa Kukerta mengajak para siswa memungut sampah yang ditemukan di sepanjang jalan. Aktivitas ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui teori, tetapi juga melalui kebiasaan sehari-hari, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan turut menjaga kebersihan kawasan sekitar.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Tanam Mangrove di Pesisir Bengkalis, Perkuat Benteng Alami Cegah Abrasi


Sesampainya di kawasan mangrove, para siswa diajak melakukan pengamatan secara langsung terhadap berbagai jenis mangrove yang tumbuh di lokasi tersebut. Mahasiswa menjelaskan karakteristik masing-masing jenis mangrove, termasuk bentuk akar yang menjadi ciri khas tumbuhan tersebut dalam beradaptasi dengan lingkungan pesisir.

Tidak hanya itu, siswa juga diperkenalkan dengan berbagai jenis hewan yang hidup di kawasan mangrove, mulai dari kepiting, ikan, hingga berbagai organisme lain yang menjadikan hutan mangrove sebagai habitatnya. Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada siswa mengenai hubungan erat antara tumbuhan mangrove dengan keberlangsungan kehidupan berbagai makhluk hidup di wilayah pesisir.

Pengalaman belajar secara langsung ini membuat siswa lebih mudah memahami materi yang telah disampaikan sebelumnya di dalam kelas. Mereka dapat melihat sendiri kondisi ekosistem mangrove serta mengetahui manfaat nyata keberadaan hutan mangrove bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak Unri Bersama Warga Desa Ketam Putih Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi


Program Jelajah Mangrove ini merupakan salah satu kegiatan Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rina Susanti, S.Sos., M.Si. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan pembelajaran yang inovatif, edukatif, dan aplikatif bagi masyarakat, khususnya bagi peserta didik di wilayah pesisir.

Melalui perpaduan antara penyampaian materi, observasi lapangan, serta praktik sederhana menjaga kebersihan lingkungan, mahasiswa berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem mangrove sebagai aset lingkungan yang memiliki peran strategis bagi kehidupan.

Selain memberikan pengetahuan baru, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak dini sehingga siswa memiliki kebiasaan positif dalam menjaga alam di sekitar tempat tinggalnya.

Penulis
: Rumaisya
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)