Mahasiswa KKN UNRI Hidupkan Kembali TOGA dan Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Rambahan

datariau.com
88 view
Mahasiswa KKN UNRI Hidupkan Kembali TOGA dan Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Rambahan

KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui revitalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan sosialisasi pencegahan stunting di Desa Rambahan, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi. Kedua program tersebut mendapat sambutan antusias dari ibu-ibu PKK, kader Posyandu, serta masyarakat setempat karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi kesehatan keluarga.

Program revitalisasi TOGA dilaksanakan secara bertahap dengan semangat gotong royong bersama warga. Tahap pertama berlangsung pada Jumat (4/7/2026) bersama ibu-ibu Dusun 1, dilanjutkan tahap kedua pada Selasa (7/7/2026) bersama warga Dusun 2. Kegiatan difokuskan pada pembersihan, penataan, dan menghidupkan kembali kebun TOGA yang sebelumnya kurang terawat.

Berbagai tanaman obat seperti jahe, kunyit, serai, dan daun sirih kembali ditata agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber pengobatan tradisional dan pendukung kesehatan keluarga.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Warga Teluk Pambang Cegah Diabetes Melitus Lewat Pemanfaatan TOGA


Ketua Kelompok KKN Universitas Riau Desa Rambahan, Arya Saputra, mengatakan keberadaan TOGA sebenarnya sudah lama dimiliki desa, namun pemanfaatannya belum optimal akibat kurangnya perawatan.

"Kami melihat TOGA di desa ini memiliki potensi besar, tetapi kondisinya sudah mulai terbengkalai. Karena itu kami mengajak ibu-ibu PKK dan masyarakat bergotong royong membersihkan serta menata ulang agar kebun TOGA kembali hidup dan bisa dimanfaatkan sebagai sumber obat keluarga sehari-hari," ujar Arya.

Menurutnya, pelestarian tanaman obat keluarga tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan tetap hijau, tetapi juga meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal sebagai alternatif menjaga kesehatan.

Baca juga:Mahasiswa FBN Universitas Riau Tanam dan Beri Label TOGA di RW 15 Mentangor, Dorong Budaya Hidup Sehat


Tidak hanya fokus pada pelestarian TOGA, mahasiswa KKN UNRI juga menggelar sosialisasi pencegahan stunting pada 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti ibu hamil, ibu balita, kader Posyandu, serta ibu-ibu PKK Desa Rambahan.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama masa kehamilan dan pertumbuhan anak, penyebab stunting, ciri-ciri anak yang mengalami stunting, hingga dampak jangka panjang apabila kondisi tersebut tidak dicegah sejak dini.

Arya menjelaskan, kedua program tersebut sengaja dirancang saling melengkapi sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami bahaya stunting, tetapi juga mengetahui bahwa banyak tanaman obat keluarga yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan dan melengkapi kebutuhan gizi keluarga secara alami," jelasnya.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Bangun Taman TOGA di Pasar Baru Baserah, Dorong Hidup Sehat Berbasis Tanaman Herbal


Ia berharap edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan serta mendorong pemanfaatan TOGA sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Rambahan, Surya Hamizah, Amd.Keb., menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah dijalankan mahasiswa KKN Universitas Riau selama berada di desanya.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa tidak hanya membantu menghidupkan kembali kebun TOGA, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


"Pertama-tama, terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang ada di Desa Rambahan. Program-program kerjanya sudah sangat membantu kami, terutama bagi ibu-ibu kader, ibu-ibu PKK, dan masyarakat. Selama ini TOGA kami kurang pelestariannya. Setelah adanya mahasiswa KKN, sekarang TOGA kami sudah hidup kembali, sudah bersih, dan sudah dilestarikan kembali," ujarnya.

Penulis
: Nuradha
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)