SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN Internasional UMRI dan Universitas ’Aisyiyah Bandung Gelar Edukasi Kesehatan di Kuala Lumpur

datariau.com
120 view
Mahasiswa KKN Internasional UMRI dan Universitas ’Aisyiyah Bandung Gelar Edukasi Kesehatan di Kuala Lumpur
Foto: Ist.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKN-I) dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama Universitas 'Aisyiyah Bandung melaksanakan sejumlah kegiatan edukasi kesehatan.

KUALA LUMPUR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKN-I) dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama Universitas 'Aisyiyah Bandung melaksanakan sejumlah kegiatan edukasi kesehatan di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan KKN Internasional yang berlangsung pada 1-29 Agustus 2026. Program kesehatan dirancang sebagai pelengkap kegiatan pendidikan di Sanggar Bimbingan dengan menggunakan pendekatan sederhana, interaktif, dan disesuaikan dengan karakter peserta.

Pada awal pelaksanaan KKN, tepatnya 2 Agustus 2026, mahasiswa turut mendampingi kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional yang diselenggarakan Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto bersama dosen Psikologi Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta serta PCIM-PCIA Malaysia.

Baca juga:Mahasiswa KKN Internasional UMRI dan Unisa Bandung Meriahkan HUT ke-81 RI di Malaysia


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-I membantu mendampingi wali murid dan anak-anak. Sementara itu, mahasiswa Keperawatan Universitas ’Aisyiyah Bandung turut membantu pelaksanaan pemeriksaan tekanan darah.

Program kesehatan kemudian dilanjutkan pada 7 Agustus 2026 melalui edukasi pertolongan pertama pada luka ringan.

Ajarkan Pertolongan Pertama dengan Puzzle dan Simulasi


Edukasi tersebut membahas penanganan sederhana terhadap luka lecet dan luka lebam yang merupakan jenis cedera ringan dan dapat terjadi ketika anak-anak beraktivitas maupun bermain.

Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa menggunakan berbagai metode, mulai dari puzzle edukatif, penjelasan sederhana, demonstrasi hingga simulasi penanganan luka.

Melalui puzzle, siswa diajak menyusun langkah-langkah pertolongan pertama secara berurutan. Setelah memperoleh penjelasan, mereka juga diberi kesempatan mengikuti simulasi sederhana bersama mahasiswa.

Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa tidak hanya mengingat materi secara teori, tetapi juga memahami urutan tindakan yang dapat dilakukan ketika menghadapi cedera ringan.

Baca juga:Mahasiswa Sosiologi UNRI Bawa Budaya Melayu ke Panggung Asia Tenggara Lewat KKN Internasional di Malaysia


Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti permainan, menjawab pertanyaan, serta mencoba memahami langkah-langkah pertolongan pertama yang diberikan.

Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut


Program kesehatan berikutnya dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sejak usia dini.

Materi yang diberikan mencakup kebiasaan sederhana dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, kebiasaan yang dapat memengaruhi kesehatan gigi, serta cara menyikat gigi yang baik dan benar.

Mahasiswa juga memberikan demonstrasi cara menyikat gigi sehingga siswa dapat memahami teknik yang dijelaskan secara lebih konkret.

Kegiatan mahasiswa Keperawatan turut dilengkapi dengan pre-test dan post-test sederhana untuk melihat pemahaman siswa sebelum dan setelah edukasi diberikan.

Baca juga:Tim KKN Internasional UMRI Berpartisipasi sebagai Relawan pada Pesta Nostalgia Warisan Melayu dan Hikmah


Berdasarkan catatan pelaksanaan kegiatan, pemahaman peserta setelah memperoleh edukasi menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan sebelum materi disampaikan. Namun, capaian tersebut tidak dinyatakan dalam bentuk persentase karena laporan kelompok tidak mencatat angka secara khusus.

Tak Hanya untuk Siswa, Pengurus Sanggar Juga Diperhatikan


Kegiatan kesehatan tidak hanya menyasar siswa. Pada malam 14 Agustus 2026, mahasiswa juga melaksanakan pemeriksaan tekanan darah dan demonstrasi Relaksasi Otot Progresif (ROP) kepada pengurus Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru.

Pemeriksaan tekanan darah dilakukan sebagai bentuk pemantauan kesehatan sederhana. Sementara itu, Relaksasi Otot Progresif diperkenalkan sebagai teknik yang dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan memberikan rasa lebih rileks setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya memberikan edukasi kesehatan yang tidak hanya berfokus kepada anak-anak, tetapi juga menyentuh pihak pengelola yang setiap hari mendampingi proses pendidikan di Sanggar Bimbingan.

Empat Kali Senam Bersama


Upaya membangun kebiasaan hidup aktif juga dilakukan melalui kegiatan Senam Bersama SB Kampung Baru.

Senam dilaksanakan sebanyak empat kali selama masa KKN, yakni pada 5, 12, 19, dan 26 Agustus 2026.

Baca juga:Pembekalan KKN Smart Angkatan XIII 2023 UMRI, Alfedri Paparkan Program Prioritas Pemkab Siak


Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda rutin mingguan yang diikuti siswa. Mahasiswa memandu gerakan-gerakan sederhana dalam suasana santai dan menyenangkan.

Pada beberapa kesempatan, aktivitas fisik juga dipadukan dengan permainan dan kegiatan rekreatif sehingga siswa dapat bergerak aktif sekaligus menikmati kebersamaan bersama mahasiswa.

Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi


Bagi mahasiswa, rangkaian program kesehatan tersebut memberikan pengalaman bahwa edukasi kesehatan kepada anak-anak tidak selalu harus dilakukan melalui penyampaian materi secara satu arah.

Permainan, puzzle, demonstrasi, simulasi, praktik langsung, dan aktivitas fisik dapat menjadi metode alternatif yang lebih mudah diterima siswa.

Kolaborasi lintas bidang juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Mahasiswa Keperawatan Universitas ’Aisyiyah Bandung dapat menerapkan kompetensi kesehatan yang dimiliki, sementara mahasiswa dari program studi lainnya turut membantu pendampingan siswa, pengelolaan kelas, dokumentasi, dan pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa lintas perguruan tinggi dalam menjalankan pengabdian masyarakat di lingkungan pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan kesehatan tersebut, mahasiswa UMRI dan Universitas ’Aisyiyah Bandung berupaya memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya mendukung aspek akademik, tetapi juga memperkenalkan kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program kesehatan ini menjadi salah satu bagian dari kontribusi KKN Internasional dalam mendukung pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan lingkungan Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru, Kuala Lumpur.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)