PEKANBARU, datariau.com - Menentukan masa depan bukan sekadar memilih cita-cita, tetapi juga membutuhkan pemahaman mengenai potensi diri, minat, bakat, serta langkah pendidikan yang harus ditempuh. Hal inilah yang menjadi perhatian Lembaga Pengkajian Ilmiah dan Informasi (LPII) FEB Universitas Riau saat melaksanakan kegiatan pengabdian di SRMA 31 Pekanbaru, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema jenjang karier dan perencanaan masa depan. Para siswa diajak untuk mulai mengenali dirinya sendiri sekaligus memikirkan arah kehidupan yang ingin mereka capai setelah menyelesaikan pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa didorong untuk menjawab pertanyaan sederhana namun penting, yakni “Ingin menjadi apa di masa depan?”. Pertanyaan itu kemudian dikembangkan melalui diskusi mengenai minat, bakat, kemampuan, hingga pilihan pendidikan yang dapat mendukung cita-cita mereka.
Baca juga:Program MAP, LPII FEB UNRI x Universiti Teknologi Malaysia: Perkuat Kolaborasi dan Pertukaran Inovasi Organisasi Mahasiswa
LPII memberikan pemahaman bahwa setiap siswa memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, pilihan pendidikan dan karier tidak harus selalu mengikuti pilihan orang lain, melainkan perlu disesuaikan dengan kemampuan, ketertarikan, serta tujuan masing-masing.
Selain mengenalkan berbagai pilihan jenjang pendidikan, kegiatan ini juga membahas kemungkinan jalur karier yang dapat ditempuh siswa. Dengan wawasan tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi juga memahami tahapan yang perlu dipersiapkan untuk mewujudkannya.
Untuk memperluas wawasan siswa, LPII menghadirkan Wenny Febriani, B.A., M.A. dari EDUFORALL sebagai pemateri. Wenny membagikan pengalaman pendidikannya yang pernah menempuh pendidikan S1 di Malaysia dan S2 di Milan, Italia.
Baca juga:LPII FEB UNRI Raih Juara Umum "The Neuron Award" 2025
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam penyampaian materi. Wenny tidak hanya berbicara mengenai pendidikan dari sisi teori, tetapi juga memberikan gambaran mengenai bagaimana keberanian mengambil kesempatan, memiliki tujuan, dan mempersiapkan diri dapat membuka peluang yang lebih luas di masa depan.
Para siswa diajak untuk tidak takut memiliki cita-cita yang tinggi. Menurutnya, impian perlu dibarengi dengan kemauan untuk belajar dan keberanian mengambil langkah secara bertahap.
Melalui pengalaman pendidikan di luar negeri yang dibagikan, siswa juga mendapatkan gambaran bahwa kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dapat terbuka lebih luas apabila dipersiapkan sejak dini.
Baca juga:Kembangkan Keahlian di Bidang Media Sosial, LPII FEB UNRI Adakan Pelatihan Branding, Content Writing dan Journalistic
Kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan masa depan. Mereka didorong agar tidak memandang kesuksesan hanya dari satu profesi tertentu, tetapi memahami bahwa perkembangan zaman menghadirkan beragam bidang pekerjaan dan peluang karier.
LPII berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa SRMA 31 Pekanbaru. Pemahaman mengenai potensi diri dan perencanaan karier sejak bangku sekolah dinilai penting agar siswa dapat mengambil keputusan pendidikan dengan lebih matang.
Melalui kegiatan ini, siswa juga diharapkan semakin percaya diri dalam menentukan masa depan, berani bermimpi, serta memahami bahwa setiap cita-cita membutuhkan proses, kerja keras, dan persiapan.
Baca juga:Wajah Baru Kepengurusan LPII FEB UNRI
Bagi LPII FEB Universitas Riau, kegiatan pengabdian tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam memberikan edukasi dan membuka wawasan generasi muda. Tidak hanya mendorong siswa untuk memiliki cita-cita, tetapi juga membantu mereka memahami langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Dengan mengenali potensi diri sejak dini dan memiliki gambaran mengenai jenjang pendidikan serta karier, para siswa diharapkan dapat mempersiapkan masa depan dengan lebih terarah. Sebab, cita-cita yang besar akan lebih mudah diwujudkan ketika dibarengi dengan perencanaan dan kemauan untuk terus belajar.***