SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 57 melaksanakan program kerja di bidang kesehatan melalui kegiatan demonstrasi sikat gigi yang baik dan benar kepada siswa dan siswi TK ABA (Aisyiyah Bustanul Athfal) Sungai Apit dan TK Kesuma Sungai Apit.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa KKN UMRI terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Anak-anak usia taman kanak-kanak dinilai perlu mendapatkan edukasi mengenai kebersihan diri, karena kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil dapat menjadi dasar penerapan pola hidup sehat hingga mereka tumbuh dewasa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 57 memberikan edukasi menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, manfaat menyikat gigi, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta dampak yang dapat terjadi apabila kebersihan gigi tidak dijaga dengan baik.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 58 Tanam dan Bagikan 300 Bibit Pohon, Dorong Kayu Ara Permai Semakin Hijau
Tidak hanya memberikan penjelasan, mahasiswa KKN juga melakukan demonstrasi secara langsung mengenai langkah-langkah menyikat gigi yang baik dan benar.
Anak-anak diperkenalkan dengan gerakan menyikat gigi pada bagian depan, samping, belakang, hingga permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah. Setiap gerakan diperagakan secara perlahan agar para siswa dapat mengikuti dan memahaminya dengan mudah.
Setelah demonstrasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik bersama. Para siswa diajak mempraktikkan gerakan menyikat gigi sesuai dengan contoh yang telah diberikan mahasiswa KKN.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 62 Edukasi Bahaya Sampah Plastik di Desa Bunsur
Metode tersebut membuat anak-anak tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan cara menyikat gigi yang benar.
Suasana kegiatan berlangsung ceria dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat bersemangat mengikuti setiap arahan yang diberikan mahasiswa KKN. Sejumlah siswa juga aktif menjawab pertanyaan sederhana mengenai kebiasaan menyikat gigi, termasuk waktu yang tepat untuk menyikat gigi dan alasan pentingnya menjaga kebersihan gigi.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 57 juga mengajak anak-anak membiasakan diri menyikat gigi secara rutin, terutama pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 58 Sosialisasikan Media Pendukung Pembelajaran di MDA Muhammadiyah Sungai Apit
Edukasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman bahwa menjaga kesehatan gigi tidak hanya dilakukan ketika gigi terasa sakit, tetapi harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Pihak sekolah memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan suasana pembelajaran yang berbeda bagi para siswa karena materi kesehatan disampaikan melalui demonstrasi dan praktik yang menyenangkan.
Dengan pendekatan interaktif tersebut, pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi diharapkan lebih mudah diterima sekaligus diingat oleh anak-anak.
Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 62 Sosialisasikan Pentingnya Makanan Bergizi kepada Siswa SDN 23 Bunsur
Salah satu anggota KKN UMRI Kelompok 57 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan positif sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya mengetahui cara menyikat gigi yang benar, tetapi juga terbiasa menjaga kebersihan gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui program demonstrasi sikat gigi yang baik dan benar, KKN UMRI Kelompok 57 berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi siswa TK ABA (Aisyiyah Bustanul Athfal) Sungai Apit dan TK Kesuma Sungai Apit.
Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah
Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari penerapan pola hidup bersih dan sehat.