SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 43 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan Maghrib Mengaji dan perlombaan keagamaan bersama anak-anak di Kampung Selat Guntung, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Ahad, 30 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya mendorong anak-anak untuk membangun kebiasaan positif sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Kegiatan Maghrib Mengaji dilaksanakan dengan mengajak anak-anak memanfaatkan waktu setelah salat Maghrib untuk mengikuti aktivitas yang bermanfaat. Anak-anak mengikuti kegiatan mengaji bersama dengan didampingi mahasiswa KKN Kelompok 43.
Baca juga:Tanam Harapan, Panen Ketahanan: Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 139 Bagikan 375 Bibit Buah kepada Warga Desa Gading Sari
Selain membaca Al-Qur’an, mahasiswa juga memberikan arahan dan motivasi kepada anak-anak mengenai pentingnya mempelajari ilmu agama serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun kebiasaan positif sejak dini. Mahasiswa KKN berusaha menciptakan suasana belajar yang santai dan menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman serta semakin bersemangat mengikuti kegiatan keagamaan.
Sebagai rangkaian lanjutan, mahasiswa KKN Kelompok 43 juga mengadakan perlombaan keagamaan bagi anak-anak Kampung Selat Guntung. Perlombaan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan sekaligus melatih keberanian dan rasa percaya diri.
Baca juga:Sulap
Tutup Botol Jadi Karya Bernilai, Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 44
Tanamkan Jiwa Ecopreneur Sejak Dini Lewat Program PELANGI di Desa
Laksamana
Suasana perlombaan berlangsung meriah. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan. Masing-masing peserta berusaha memberikan penampilan terbaik, sementara peserta lainnya turut memberikan dukungan dan semangat.
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 43, perlombaan tersebut tidak semata-mata bertujuan menentukan pemenang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai sportivitas, kebersamaan, keberanian, dan rasa percaya diri kepada anak-anak.
Melalui perlombaan, anak-anak juga diajak memahami bahwa setiap usaha dan keberanian untuk tampil merupakan sesuatu yang patut diapresiasi. Dengan demikian, kegiatan keagamaan dapat dikemas secara menyenangkan sekaligus memberikan nilai pendidikan bagi perkembangan karakter anak.
Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 127 Bangun Bank Sampah di Desa Muara Takus, Wujudkan Desa Bersih dan Berkelanjutan
Kegiatan Maghrib Mengaji dan perlombaan keagamaan juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak di Kampung Selat Guntung. Interaksi tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan program KKN berlangsung.
Mahasiswa KKN Kelompok 43 berharap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi anak-anak Kampung Selat Guntung. Kebiasaan mengaji dan mengikuti kegiatan keagamaan sejak dini diharapkan dapat membantu membentuk generasi muda yang berkarakter baik, berakhlak, serta memiliki semangat untuk terus belajar.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN Kelompok 43 dalam menerapkan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui pengabdian secara langsung, mahasiswa belajar berkomunikasi, bekerja sama, serta memahami kebutuhan masyarakat di lingkungan tempat mereka melaksanakan KKN.
Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah