SMM PANEL INDO

KKN UMRI Kelompok 43 Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDN 05 Sabak Auh

datariau.com
137 view
KKN UMRI Kelompok 43 Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDN 05 Sabak Auh
Foto: Ist.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 43 menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi anti-bullying di SDN 05 Sabak Auh.

SABAK AUH, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 43 menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi anti-bullying di SDN 05 Sabak Auh. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan bebas dari tindakan perundungan.

Program edukasi ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, serta sikap saling menghargai antarsiswa sejak usia dini. Langkah preventif tersebut dinilai penting mengingat tindakan perundungan tidak hanya dapat mengganggu proses belajar, tetapi juga berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi psikologis anak.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 43 mengemas materi dengan metode interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Para siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.

Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 46 Gelar Pelatihan Microsoft Word dan Excel di SMAN 1 Sabak Auh


Materi yang diberikan mencakup bullying fisik, bullying verbal seperti mengejek, menghina, atau memberikan julukan yang tidak menyenangkan, serta bullying sosial berupa tindakan mengucilkan atau sengaja menjauhkan seseorang dari kelompok pertemanan.

Mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai dampak yang dapat dirasakan oleh korban bullying. Melalui pendekatan tersebut, para siswa diajak untuk belajar menempatkan diri pada posisi orang lain dan memahami bahwa candaan yang dianggap biasa oleh seseorang dapat menimbulkan rasa sedih, takut, atau tidak percaya diri bagi orang lain.

Edukasi ini sekaligus mengajak siswa untuk berani bersikap ketika melihat tindakan perundungan. Mereka diberikan pemahaman bahwa bullying bukanlah sesuatu yang boleh dianggap sebagai candaan atau dibiarkan begitu saja.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 45 Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Siswa SMAN 1 Sabak Auh


Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari majelis guru SDN 05 Sabak Auh. Pendidikan karakter dan kampanye anti-bullying dinilai relevan dengan upaya sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman serta membangun hubungan sosial yang sehat antarsiswa.

Penulis
: Raufa Aisyah Putri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)