SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 36 menggelar kegiatan ecoprint bersama anak-anak di Desa Tasik Seminai, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi kreatif yang bertujuan mengenalkan pemanfaatan bahan-bahan alami sekaligus mengembangkan kreativitas anak-anak melalui karya seni yang memiliki nilai estetika.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMRI memperkenalkan teknik sederhana ecoprint, yakni memindahkan bentuk dan warna alami dari daun maupun bunga ke media kain. Para peserta didampingi secara langsung mulai dari memilih bahan, menyusun daun dan bunga, hingga melakukan proses pembuatan motif pada kain.
Pendampingan dilakukan secara bertahap agar anak-anak dapat memahami setiap proses dengan mudah. Mahasiswa juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menentukan sendiri susunan daun dan bunga sesuai dengan kreativitas serta imajinasi masing-masing.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Anak-anak tampak aktif mencoba berbagai susunan bahan alami untuk menghasilkan motif yang berbeda pada kain yang telah disiapkan.
Selain memberikan pengalaman dalam membuat karya seni, kegiatan ecoprint juga menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan lingkungan sekitar secara bijak. Bahan-bahan alami seperti daun dan bunga yang tersedia di sekitar dapat dimanfaatkan menjadi karya kreatif tanpa harus menggunakan bahan tambahan yang berlebihan.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 36 turut memberikan pendampingan secara personal kepada peserta. Mereka membantu mengarahkan penataan daun dan bunga, menjelaskan teknik pengerjaan, serta mendorong anak-anak untuk berani mengeksplorasi bentuk dan susunan motif.

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 36 mendampingi
peserta dalam proses pembuatan karya ecoprint secara langsung.
Melalui proses tersebut, kegiatan ecoprint tidak hanya diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, tetapi juga melatih ketelitian, kesabaran, dan rasa percaya diri anak-anak dalam menghasilkan sebuah karya.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 36 berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif dan bermanfaat bagi anak-anak Desa Tasik Seminai. Kegiatan kreatif seperti ecoprint juga diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas edukatif selama pelaksanaan KKN.
Lebih dari sekadar menghasilkan karya, kegiatan ini menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dan masyarakat. Anak-anak dapat belajar melalui praktik langsung, sementara mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat desa.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh sederhana bahwa lingkungan sekitar memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan secara kreatif dan bertanggung jawab.
Dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipraktikkan, kegiatan ecoprint diharapkan mampu meninggalkan pengalaman berharga bagi anak-anak sekaligus mendorong mereka untuk terus berkarya dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.***
Penulis:
Eka Lestiana (Teknik Kimia UMRI Akt.2023)
Ilham Ramadhan (Teknik Informatika UMRI Akt.2023)
Baca juga:Disebar ke Semua Media Sosial, Ribuan Berita KKN Mahasiswa di Data Riau Cepat Viral