SMM PANEL INDO

KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Edukasi Gizi dan Pencegahan Bullying di SD 002 Senama Nenek

datariau.com
121 view
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Edukasi Gizi dan Pencegahan Bullying di SD 002 Senama Nenek

TAPUNG HULU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 Universitas Abdurrab melaksanakan kegiatan edukasi mengenai gizi dan pencegahan bullying kepada siswa-siswi SD 002 Senama Nenek, Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN Kelompok 17 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan bergizi sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari perundungan.

Dalam sesi edukasi gizi, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menerapkan pola makan bergizi seimbang. Siswa diajak memahami manfaat sarapan sebelum beraktivitas, mengonsumsi sayur dan buah, serta mencukupi kebutuhan air putih setiap hari.

Baca juga:Dari Tepian Narosa, Doa dan Harapan Mengiringi Dayung Rajo Bujang


Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh siswa. Mahasiswa juga memberikan contoh kebiasaan sehari-hari yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan anak.

Selain edukasi mengenai gizi, mahasiswa KKN Kelompok 17 juga memberikan pemahaman tentang bullying atau perundungan. Para siswa dikenalkan dengan berbagai bentuk bullying, mulai dari perundungan secara verbal, fisik hingga sosial.

Mahasiswa mengajak siswa untuk menghindari perilaku seperti mengejek, menghina, mengucilkan maupun menyakiti teman. Sebaliknya, siswa didorong untuk membangun sikap saling menghargai, peduli dan membantu satu sama lain.

Baca juga:Jejak Digital Melayu, Inovasi KKN Universitas Abdurrab Kenalkan Budaya Melayu Kampar Lewat Kode QR


Para siswa juga diberikan pemahaman agar berani menyampaikan kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau melihat tindakan bullying di lingkungan sekolah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi seluruh siswa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi dan sesi tanya jawab. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, terutama ketika mahasiswa memberikan contoh situasi yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis
: Aldi Irfan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)