JAKARTA, datariau.com - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penjelajah Alam dan Pemerhati Lingkungan (Khatulistiwa) Universitas Paramadina melalui Ekspedisi Merah Putih.
Kegiatan yang digelar pada 14-16 Agustus 2026 itu menyasar tiga gunung tertinggi di Jawa Tengah, yakni Gunung Slamet, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Dalam ekspedisi tersebut, tim Khatulistiwa berhasil mengibarkan dan membentangkan bendera Merah Putih di masing-masing puncak.
Bendera berukuran 5 x 3 meter dikibarkan di puncak Gunung Slamet dan Gunung Sumbing. Sementara itu, di puncak Gunung Sindoro, tim membentangkan bendera raksasa berukuran 27 x 7 meter yang menjadi simbol utama Ekspedisi Merah Putih.
Baca juga:Universitas Paramadina dan IPB University Bedah Paradigma GDP-Oriented dan Agenda Degrowth untuk Ekonomi Indonesia
Ketua Umum Khatulistiwa, Zaidan, mengatakan ekspedisi tersebut bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan dan memperkuat nilai nasionalisme di kalangan pecinta alam, khususnya generasi muda.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme pada diri setiap pecinta alam di Indonesia, dan juga memenuhi tujuan serta nilai dari Khatulistiwa sendiri, yaitu Cinta Tanah Air,” ujar Zaidan.
Menurutnya, kecintaan terhadap Tanah Air dalam aktivitas pecinta alam tidak berhenti pada pengibaran bendera di puncak gunung. Semangat tersebut juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan serta komitmen menjaga kelestarian alam.
Baca juga:Universitas Paramadina, Kyoto University, dan LLDIKTI III Bahas Strategi ESG untuk Perkuat Daya Saing Indonesia
Dilepas Perwakilan Universitas Paramadina
Ekspedisi Merah Putih secara resmi dilepas oleh Sandi Nugraha, yang mewakili Direktorat Kemahasiswaan Universitas Paramadina. Pelepasan turut dihadiri Adjie Putra Wijaya, Sekretaris Jenderal Serikat Mahasiswa Paramadina.
Dukungan dari pihak kampus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan yang memadukan semangat nasionalisme, aktivitas kepencintaalaman, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Bagi Khatulistiwa, alam tidak hanya menjadi ruang untuk melakukan kegiatan petualangan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa. Melalui alam, nilai-nilai seperti tanggung jawab, solidaritas, kedisiplinan, keberanian, dan kecintaan terhadap Tanah Air dapat diaktualisasikan secara langsung.
Baca juga:Perempuan Paramadina Soroti Kesenjangan Gender, Ekonomi dan Politik di 81 Tahun Kemerdekaan
Pemilihan tiga gunung tertinggi di Jawa Tengah juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim ekspedisi. Persiapan fisik dan mental menjadi faktor penting untuk menghadapi medan pendakian. Selain itu, keberhasilan misi pengibaran dan pembentangan bendera membutuhkan kerja sama tim serta kedisiplinan setiap anggota selama perjalanan.
Kepedulian terhadap lingkungan turut menjadi perhatian selama ekspedisi. Aktivitas di kawasan pegunungan menuntut setiap anggota untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan dampak negatif terhadap lingkungan yang dilalui.