SMM PANEL INDO

Rajo Bujang Tembus Final Pacu Jalur 2026, Duel Panas Muaro Sentajo Diwarnai Insiden dan Ketegangan

dhea
128 view
Rajo Bujang Tembus Final Pacu Jalur 2026, Duel Panas Muaro Sentajo Diwarnai Insiden dan Ketegangan

TELUK KUANTAN, datariau.com - Jalur Rajo Bujang memastikan tiket ke babak final Festival Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan. Namun, langkah menuju partai puncak itu tidak berjalan mudah. Selain dua kemenangan penting, persaingan Rajo Bujang juga diwarnai insiden dan ketegangan di luar arena.

Pada putaran pertama, Rajo Bujang berhadapan dengan Jalur Keramat Jubah Merah dari Muaro Sentajo. Perpacu­an berlangsung sengit sejak awal hingga garis finis. Rajo Bujang akhirnya keluar sebagai pemenang.

Namun, kemenangan tersebut diwarnai insiden. Salah seorang anak pacu Rajo Bujang dilaporkan mengalami luka pada bagian kepala.

Baca juga:Dari Tepian Narosa, Doa dan Harapan Mengiringi Dayung Rajo Bujang


Ketegangan semakin meningkat setelah haluan Jalur Keramat Jubah Merah diduga mengenai bagian kemudi Jalur Rajo Bujang. Situasi kembali memanas ketika tukang concang dari Jalur Keramat Jubah Merah disebut sempat menarik dan menggoyangkan bagian selimbayung Jalur Rajo Bujang.

Persoalan bahkan disebut berlanjut setelah perpacuan berakhir. Sejumlah anak pacu dari Jalur Keramat Jubah Merah dikabarkan keluar dari jalur dan mengejar anak pacu Rajo Bujang hingga ke Tepian Kajang, kawasan Seberang Taluk. Meski situasi sempat memanas, Rajo Bujang memilih menjawabnya di arena.

Pada putaran kedua, Rajo Bujang kembali tampil solid. Menghadapi Jalur Tuah Keramat Bukit Embun dari Indragiri Hulu, Rajo Bujang kembali mengamankan kemenangan.

Baca juga:Selain Larangan Perempuan, Pacu Jalur FPJN 2026 Dibatasi hingga Pukul 18.00 WIB


Dua kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Rajo Bujang ke partai final Festival Pacu Jalur 2026. Ketegangan yang terjadi dalam perpacuan mendapat sorotan Ketua KKN UMRI Kelompok 17 Desa Padang Tanggung, Rabbi Fernanda.

Menurutnya, pacu jalur tidak boleh dipandang sekadar sebagai pertarungan untuk menjadi yang tercepat. Di balik perlombaan tersebut terdapat marwah budaya yang harus dijaga seluruh pihak.

“Kami berharap seluruh pihak menahan diri dan menyerahkan persoalan ini kepada panitia serta pihak yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan secara objektif. Jika nantinya terbukti bahwa Jalur Keramat Jubah Merah benar melakukan tindakan yang mencederai sportivitas dan menimbulkan kerusuhan, maka harus ada sanksi yang tegas dan adil,” ujar Rabbi.

Baca juga:FPJN 2026 Kian Bergengsi, Jalur Jambi dan Sumbar Siap Unjuk Kekuatan


Ia juga meminta panitia konsisten dalam menerapkan aturan dan sanksi. Menurutnya, tidak boleh ada perbedaan perlakuan antara satu jalur dengan jalur lainnya.

Rabbi merujuk pada tindakan terhadap Jalur Sang Jenderal Siposan Rimbo sebagai contoh bahwa pelanggaran harus diproses secara serius apabila terbukti.

“Jangan sampai ada kesan hukum hanya tajam kepada satu jalur, tetapi tumpul kepada jalur lainnya. Kalau memang terbukti melakukan kerusuhan, berikan sanksi secara tegas sebagaimana pernah diterapkan kepada Sang Jenderal Siposan Rimbo. Keadilan dalam perpacuan harus benar-benar dirasakan semua pihak,” tegasnya.

Baca juga: Festival Pacu Jalur Nasional 2026 Dipastikan Semarak, 77 Jalur Sudah Terdaftar


Menurut Rabbi, ketegasan panitia justru diperlukan untuk menjaga marwah Festival Pacu Jalur. Kompetisi boleh berlangsung keras di atas air, tetapi sportivitas dan persaudaraan tidak boleh ikut hanyut.

“Menang dan kalah adalah bagian dari perlombaan. Tetapi ketika pertandingan selesai, yang harus tetap berdiri adalah marwah pacu jalur, persaudaraan, dan sportivitas. Jangan karena ambisi meraih kemenangan, tradisi yang kita banggakan justru tercoreng,” katanya.

Penulis
: Rabbi Fernanda
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)