Inovasi Ginger Breeze: Langkah Cerdas Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Lembah Sari Bersama Mahasiswa PPG Calon Guru FKIP UNRI

datariau.com
591 view
Inovasi Ginger Breeze: Langkah Cerdas Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Lembah Sari Bersama Mahasiswa PPG Calon Guru FKIP UNRI
Foto: Rahmayani
Mahasiswa PPG Calon Guru dari Universitas Riau menggagas program kreatif di Kelurahan Lembah Sari.

PEKANBARU, datariau.com - Di tengah semangat pemberdayaan perempuan dan pemanfaatan potensi lokal, Mahasiswa PPG Calon Guru dari Universitas Riau menggagas program kreatif di Kelurahan Lembah Sari.

Kegiatan ini berupa pelatihan pembuatan minuman kesehatan berbahan dasar jahe dan jeruk nipis, yang diberi nama Ginger Breeze. Program ini menjadi bagian dari Projek Kepemimpinan, yang tidak hanya berfokus pada pemberian keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan semangat kewirausahaan bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah.

“Kami melihat bahwa jahe dan jeruk nipis sangat mudah ditemukan di lingkungan masyarakat dan memiliki manfaat kesehatan yang besar. Melalui Ginger Breeze, kami berharap ibu-ibu KWT dapat menghasilkan produk sehat yang bernilai ekonomi,” ujar Prof Dr Gusnardi SE MSi Ak CA, Dosen pengampu mata kuliah Projek Kepemimpinan, kepada datariau.com melalui rilis, Jumat (2/5/2025).

Para mahasiswa PPG Calon Guru terlibat aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari riset pasar, pengolahan bahan baku, perancangan desain kemasan, hingga pelatihan penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran. Keterlibatan ini menjadi jembatan antara pembelajaran teoritis di kampus dengan praktik nyata di masyarakat.

“Ini pengalaman yang luar biasa bagi kami. Kami belajar bahwa menjadi guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membawa perubahan nyata di tengah masyarakat,” ungkap Leyra Rahmadhani Salman, Ketua Pelaksana kegiatan.

Produk Ginger Breeze diolah secara higienis dengan memadukan cita rasa segar dari jahe dan jeruk nipis, serta dikemas dalam botol dan pouch menarik. Produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif minuman sehat sekaligus peluang usaha rumahan yang berkelanjutan bagi anggota KWT.

Ketua KWT Barokah, Ibu Nurbaiti, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menuturkan bahwa pelatihan yang diberikan tidak hanya menambah wawasan dan keterampilan baru bagi anggota kelompoknya, tetapi juga membangkitkan semangat untuk lebih mandiri secara ekonomi.

“Kami merasa sangat terbantu. Sekarang kami memiliki keterampilan baru, tahu cara mengemas produk dengan menarik, dan lebih percaya diri untuk memasarkan hasil olahan kami sendiri,” ujarnya penuh antusias.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, mahasiswa PPG akan menampilkan hasil produk dan proses pemberdayaan dalam Gelar Karya di kampus Universitas Riau. Gelar Karya ini menjadi bentuk diseminasi hasil proyek kepada pihak akademik dan publik, serta sebagai ruang apresiasi terhadap upaya pemberdayaan berbasis komunitas.

Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat melahirkan inovasi yang sederhana namun berdampak nyata. (rls)

Penulis
: Rahmayani
Tag:PPGUNRI
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)