Catut Nama Kadisdik Pekanbaru, OTK Minta Rp2 Juta ke Konsulat Malaysia

1.592 view
Catut Nama Kadisdik Pekanbaru, OTK Minta Rp2 Juta ke Konsulat Malaysia
Isi pesan penipu mengatasnamakan Kadisdik Pekanbaru. (foto: ade lestari)
PEKANBARRU, datariau.com - Nama Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Prof Dr Zulfadil SE MBA dicatut orang tidak dikenal (OTK). OTK mendapatkan uang Rp2 juta kepada konsulat Malaysia.

"Pencatutan nama ini sudah pernah beberapa kali. Terakhir dua tahun lalu. Sementara saya tidak mungkin meminta uang kepada orang. Apalagi orang baru dikenal," kata Zulfadil yang merasa malu atas perlakuan OTK tersebut, Senin (21/9/2015).

Diceritakan Zulfadil, pada Senin (14/9/2015) lalu Konsulat Malaysia, yakni Direktur Pendidikan Kedubes Malaysia untuk Indonesia Dr Wan Rosmini Hassan yang tinggal di Jakarta berkunjung ke Pekanbaru.

Kunjungan itu guna mempromosikan perguruan tinggi bertaraf internasional yang tergabung ke dalam organisasi resmi Negara Malaysia yaitu Education Malaysia Global Servise (EMGS). Tujuannya untuk menarik minat pelajar Riau kuliah di Malaysia.

Diantara perguruan tinggi yang dipromosikan merupakan cabang perguruan tinggi negeri Australia, Universitas Kingdom Inggris serta perguruan tinggi negeri dan swasta Malaysia itu sendiri.

Di dalam pers rilis yang dibagikan tim EMGS dilampirkan nomor handphone (HP) Dr Wan. Maka nomor HP ini dimanfaatkan oleh OTK untuk meminta sumbangan pendidikan anak yatim dengan mengatasnamakan Kadisdik Pekanbaru Prof Zulfadil.

Karena atas nama Kadisdik, maka Dr Wan mentransfer uang sebesar Rp2 juta ke rekening yang ditujukan. Nama rekening tersebut yaitu Fiki Purwadi di BNI Cabang Pekanbaru. Peristiwa ini terjadi pada Jumat 18 September 2015 sore lalu.

Setelah dikirim, OTK diduga masih belum puas dengan nilai uang tersebut. Kemudian kembali menghubungi Dr Wan untuk meminta tambahan. Karena merasa kurang yakin, Dr Wan berkoordinasi dengan relasinya di Pekanbaru. Ternyata, yang meminta uang dengan memanfaatkan Kadisdik Pekanbaru itu pelaku penipuan.

"Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh masyarakat jangan mudah percaya kepada orang yang mengatasnamakan pejabat untuk meminta sumbangan. Karena kejadian ini sudah sering terjadi di Pekanbaru, khususnya Riau. Kepada Dr Wan diharapkan bisa melaporkan tindakan penipuan ini ke Polisi. Supaya ada efek jera terhadap pelakunya," tegas Zulfadil. (ade)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)