Bupati Meranti Lepas Karnaval TK dan PAUD Dalam Rangka HUT Ke-73 IGTKI-PGRI di Tebing Tinggi

datariau.com
1.201 view
Bupati Meranti Lepas Karnaval TK dan PAUD Dalam Rangka HUT Ke-73 IGTKI-PGRI di Tebing Tinggi
Foto: Ist.
Bupati Meranti HM Adil SH MH saat melepas balon ke udara pada pembukaan karnaval TK dan PAUD di Tebing Tinggi, Sabtu (4/3/2023).

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Bupati Meranti H Muhammad Adil SH MM melakukan pelepasan karnaval TK dan PAUD dalam rangka HUT ke-73 IGTKI-PGRI Kecamatan Tebing Tinggi Tahun 2023 di Jalan Merdeka Taman Cikpuan, Sabtu (4/3/2023).

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Meranti Cun-cun, Plt Kadinsos Sukri SE, Staf Ahli Bupati Mahadi, Camat Tebing Tinggi Masnawi, dan Kapolres Meranti diwakili.

Bupati Meranti H Muhammad Adil SH MM dalam sambutannya mengatakan, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-73 IGTKI PGRI untuk segenap jajaran IGTKI-PGRI Kecamatan Tebing Tinggi.

"Semoga semakin sukses dan jaya serta dapat menjadi penggerak kemajuan pendidikan awal bagi putra-putri yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kami pun mengapresiasi dukungan IGTKI-PGRI Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap pemerintah dalam mensukseskan pendidikan di jenjang Taman Kanak-kanak," kata H Muhammad Adil SH MM.



Bupati Meranti meminta kepada para guru lGTKI-PGRI khususnya Kecamatan Tebing Tinggi untuk terus membina anak-anak dengan kasih sayang. Karena tahapan anak usia dini sangat penting dalam hal psikologisnya.

"Tolong bina, didik anak-anak kita, karena bagaimanapun pondasi pendidikannya pondasi mentalnya akan terbawa sampai dewasa. Betapa pentingnya pendidikan usia dini terutama tingkat TK," kata Bupati.

Dia menilai bahwa profesi guru adalah mulia dan terhormat, menjadi guru merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan dengan panggilan jiwa, panggilan hidup, untuk mengabdi secara tulus demi kemajuan anak bangsa.



"Momentum HUT ke-73 IGTKI-PGRI ini hendaknya dapat dijadikan refleksi tentang profesionalisme guru, apresiasi kepada guru, serta beragam kebijakan bermuara ada upaya mengembalikan yang kemuliaan dan martabat guru, serta tentunya kesejahteraan para pendidik bangsa," kata Bupati

Terakhir, Bupati mengimbau kepada seluruh guru untuk menjadi guru penggerak, minimalnya satu sekolah satu guru penggerak, karena tenaga pendidik bukan hanya mampu mengajar namun harus profesional, bukan guru yang bergerak sendiri dan mementingkan ego.

"Tetapi guru yang mampu menggerakkan komponen pendidikan untuk bekerja sama untuk perkembangan dunia pendidikan," pungkas Bupati HM Adil SH MH.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)