Tim Pengabdian UNRi Inovasikan Buat Sirup Sawo Guna Bangkitkan UMKM Desa Lumbok

Datariau.com
302 view
Tim Pengabdian UNRi Inovasikan Buat Sirup Sawo Guna Bangkitkan UMKM  Desa Lumbok

DATARIAU.COM - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah kegiatan usaha yang dilakukan oleh orang perorangan atau kelompok yang bertujuan untuk mensejahterakan individu maupun kelompoknya. UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional dan juga dalam tumbuhnya ekonomi serta tenaga kerja dan distribusi hasil pembangunan. UMKM Di Desa dipandang memiliki prospek masa depan yang baik.


Prospek UMKM Desa yang baik tentunya dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya potensi dari Desa itu sendiri. Setiap Desa memiliki potensi yang berbeda-beda, mulai dari potensi wisata alam, potensi bahan pangan, dan lain sebagainya. Tentunya setiap potensi tersebut akan dapat meningkatkan UMKM Desa jika dimanfaatkan secara tepat.


Tim KUKERTA UNRI di Desa Lumbok telah melakukan survei terhadap potensi dan UMKM di Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kuantan Singingi sebagai langkah awal dalam pelaksanaan program kerja pengembangan UMKM Desa. Dari hasil survei diperoleh bahwa di Desa Lumbok terdapat kelompok ibu-ibu yang pernah mengelola UMKM berupa Minuman Sawo Segar bernama Min-Ci-Ku. 


Dimana minuman ini memanfaatkan potensi desa Lumbok berupa buah sawo yang memang dapat dengan mudah ditemui di Desa Lumbok. Namun, UMKM ini sudah tidak produksi lagi selama 6 tahun terakhir, tepatnya tahun 2014. Berhentinya produksi UMKM ini dikarenakan menurunnya pemasukan dari penjualan minuman sawo ini, ditambah lagi dengan produksinya yang memakan banyak waktu.


Oleh karena itu, mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Desa Lumbok berinisiatif membangkitkan kembali UMKM desa yang telah lama hilang, yaitu dengan mengadakan pelatihan pembuatan sirup sawo. Untuk mempersiapkan kegiatan pelatihan ini, mahasiswa mencari buah sawo kerumah-rumah warga Desa Lumbok, warga dengan senang hati mengizinkan mahasiswa untuk mengambil buah sawonya. Kemudian sawo diperam selama kurang lebih 3 hari. Pelatihan pembuatan sirup sawo diadakan pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2020 di Balai Desa Lumbok. Pelatihan ini dihadiri oleh ibu-ibu warga Desa Lumbok. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat sirup sawo ini antara lain buah sawo, Asam Sitrat, Natrium Benzoat, dan CMC. Proses pembuatan sirup sawo ini melalui beberapa tahap dan membutuhkan waktu yang lama. Setelah selesai sirup dimasukkan kedalam botol dan diberi label "Sirup Sawo Min-Ci-Ku".


"Semoga dengan diadakannya pelatihan ini, UMKM di Desa Lumbok dapat bangkit lagi, kalian (mahasiswa) juga bisa buat sirup sawo ini sendiri dirumah, tapi sawonya ambil disini (Desa Lumbok) yaa," ucap Bu Wati, salah seorang warga Lumbok.  (rls)

Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:mahasiswa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)