Mengapa dalam Al Qur'an, Istri Disebut dengan Sahabat

datariau.com
3.155 view
Mengapa dalam Al Qur'an, Istri Disebut dengan Sahabat
Ilustrasi

DATARIAU.COM - Istri disebut sahabat karena ia selalu menemani. Bukan teman sehidup semati. Tetapi sehidup sesurga.

Dalam Al-Quran Istri Disebut dengan Sahabat

Saudaraku, perhatikanlah
Allah juga menyebut dalam Al-Quran.
ISTRI DENGAN UNGKAPAN SAHABAT.
Yaitu Shahibah (صاحبة/sahabat perempuan).

Perhatikan beberapa ayat berikut: [1]

ﺃَﻧَّﻰٰ ﻳَﻜُﻮﻥُ ﻟَﻪُ ﻭَﻟَﺪٌ ﻭَﻟَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﻟَﻪُ ﺻَﺎﺣِﺒَﺔٌۖ

“Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai Shahibah/isteri.” (Al-An’am/6: 101)

Dalam kitab tafsir dan kamus bahasa Arab, makna shahibah adalah istri, Syaikh As-Sa’diy berkata:

ﻭَﺻَﺎﺣِﺒَﺘﻪِ ﺃﻱ : ﺯﻭﺟﺘﻪِ

“Makna Shahibah adalah istri” [2]

Istri disebut sahabat karena ia selalu menemani.
Bukan teman sehidup semati.
Tetapi sehidup se-surga.

Saudaraku,
Katanya persabatan itu mahal.
Anda mentraktir sahabat bukan karena kaya.
Karena persahabatan lebih mahal dari uang.
Tapi istri anda tidak ternilai dengan uang.
Karena anda halalkan dengan kalimat Allah [3]

Katanya sahabat adalah pelipur lara.
Teman berbagi di saat suka dan duka.
Tapi istri anda pelipur lara.
Yang tak akan kadaluarsa.

Katanya sahabat adalah saudara.
Tapi beda orang tua.
Tidak selalu tepat waktu membantu.
Namun bisa menuntun-mu.
Tapi istri anda sahabat beda orang tua.
Setiap waktu dan selalu tepat waktu.
Membantu dan menuntun-mu.

Betapa banyak suami.
Tegar di hadapan manusia dan sahabatnya.
Tetapi menangis di pangkuan istri.
Sehat dan kuat di luar rumah.
Manja, masuk angin dan “sakit” di sisi istri.

Wahai suami,
Jangan kau sia-sia anugrah terbesar Allah.
Istri-mu yang selalu menemani.
Bersyukur, bahagiakan dia
Dan mungkin bisa jadi.
Setelah berpuluh-puluh tahun bersamanya.
Anda tidak pernah mengucapkan.
“Terima kasih wa jazakillahu khaira istriku”.

Catatan kaki:

[1] Ayat lainnya misalnya:

وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ

“Dari istri dan anak-anaknya” (Abasa: 36)

[2] Tafsir As-Sa’diy Taisir Karimir Rahmah

[3] Sebagaimana dalam hadits,

ﺍﺗَّﻘُﻮْﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﻓِﻲْ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ، ﻓَﺈِﻧَّﻬُﻦَّ ﻋﻮﺍﻥ ﻋِﻨﺪَﻛُﻢْ، ﺃَﺧَﺬْﺗُﻤُﻮْﻫُﻦَّ ﺑِﺄَﻣَﺎﻧَﺔِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَ ﺍﺳْﺘَﺤْﻠَﻠْﺘُﻢْ ﻓُﺮُﻭْﺟَﻬُﻦَّ ﺑِﻜَﻠِﻤَﺔِ ﺍﻟﻠﻪِ ، ﻭَ ﻟَﻬُﻦَّ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺭِﺯْﻗُﻬُﻦَّ ﻭَ ﻛِﺴْﻮَﺗُﻬُﻦَّ ﺑِﺎﻟﻤَﻌْﺮُﻭْﻑِ

“Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya mereka ibarat tawanan di sisi kalian. Kalian ambil mereka dengan amanah Allah dan kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan rezki dan pakaian dari kalian”.[HR. Bukhari dan Muslim]

Editor
: Riki
Sumber
: Sobat Muslim
Tag:shalihah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)