KAMPAR KIRI HILIR, datariau.com - DEMA Fekonsos UIN Suska Riau Divisi Sosmas (sosial dan masyarakat) melakukan agenda bakti sosial ke Panti Asuhan Mu'awwanah yang berada di Kelurahan Sungai Pagar, Kampar Kiri Hilir, pada 07-08 Desember 2019, yang disponsori oleh ACT(Aksi Cepat Tanggap Riau) dan Bank BNI Syariah.
Kedatangan rombongan DEMA Fekonsos UIN Suska Riau disambut Pengurus anak-anak Panti Asuhan Al-Muawwanah. Tujuan kedatangan ini adalah untuk mewujudkan salah satu peran mahasiswa yaitu sosial control, kemudian menjalin silaturrahmi serta memberikan hasil open donasi yang telah terkumpul selama kurang lebih 1 bulan belakangan ini.
Selain disambut oleh pemilik panti yaitu Ali Ridho SPdI juga turut hadir Agus Wiyana selaku Lurah di Kelurahan Sungai Pagar untuk memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara bakti sosial.
Dengan adanya program open donasi untuk panti asuhan ini, donasi yang telah terkumpul kurang lebih Rp12 juta, dihasilkan dari beberapa lembaga, penggalangan dana, dan berjualan pakaian bekas layak pakai hasil donasi dari berbagai pihak, sehingga donasi tersebut dapat menghasilkan barang-barang dan perlengkapan sekolah yang dibutuhkan anak-anak panti seperti kasur lipat 30 unit, tas sekolah 31 unit, sepatu 31 pasang, alat tulis sekolah, pakaian baru, dan sejumlah uang tunai.
Dalam kata sambutannya, Gubernur Mahasiswa Fekonsos, Arif Tamimi Pasaribu menyampaikan, bahwa asbab adanya donasi kepada panti tersebut adalah karena anak-anak panti yang senantiasa menjaga amalan dan ibadahnya di hadapan Allah Subahanahu wa Ta'ala, sehingga Allah menggerakkan hati mahasiswa untuk datang membantu sesama dan berbagi kebahagiaan.
Panti Asuhan Mu'awwanah memiliki 31 anak asuh dengan fasilitas kehidupan yang masih sangat minim, mulai dari tempat tidur beralaskan tikar di dalam rumah berdinding kayu sampai pada perlengkapan sekolah yang kurang memadai.

"Dengan mengadakan kegiatan bakti sosial ini, kami berharap bisa membantu keadaan panti asuhan menjadi lebih baik lagi, dan meningkatkan kesadaran diri dalam berbagi, karena keadaan panti asuhan ini cukup memprihatinkan, dapat dilihat dari kurangnya fasilitas dan minimnya donatur oleh karena sulitnya akses menuju panti asuhan ini," ungkap Ketua Panitia Bakti Sosial, Yurda Syahriayu, Ahad (8/12/2019).
Acara ini tidak hanya sekedar penyerahan hasil donasi, tetapi juga acara ini dirancang untuk memberikan motivasi dan kasih sayang kepada anak-anak panti dengan agenda makan bersama, membuat perlombaan azan dan tahfidz qur'an, nonton bareng, sampai dengan game seru-seruan dengan tujuan memberikan rasa kasih sayang dan kebersamaan sehingga mereka terus semangat menggapai cita-citanya terlepas dari segala kekurangan yang mereka rasakan.
"Kedepan bukan tidak mungkin panti ini akan menjadi panti binaan DEMA Fekonsos yang dicanangkan oleh Divisi Sosial Masyarakat," tukas Ketua Divisi Sosmas, Erwin Nugroho. (rls)