KAMPAR, datariau.com - Pagi di lingkungan Pondok Pesantren Al-Utsaimin selalu dimulai dengan aktivitas yang tertib. Lantunan ayat suci Al-Qur'an berpadu dengan semangat para santri yang bersiap menjalani pelajaran di kelas. Di balik rutinitas tersebut, tersimpan mimpi-mimpi besar yang terus dirawat melalui kerja keras, disiplin, dan ketekunan dalam menuntut ilmu.
Tahun ini, mimpi itu kembali menemukan jalannya. Empat santri terbaik Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Pondok Pesantren Al-Utsaimin berhasil mencatatkan prestasi membanggakan setelah lolos ke Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) Tahun 2026. Mereka akan menjadi wakil Kabupaten Kampar setelah sebelumnya sukses menorehkan prestasi pada seleksi tingkat kabupaten.
Keberhasilan tersebut bukan sekadar angka kemenangan dalam sebuah kompetisi. Bagi keluarga besar SMP IT Al-Utsaimin, pencapaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren mampu melahirkan generasi yang unggul, tidak hanya dalam pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga berprestasi di bidang akademik.
Di balik keberhasilan empat santri itu, tersimpan proses panjang yang penuh pengorbanan. Mereka harus membagi waktu antara kegiatan kepesantrenan, pembelajaran di kelas, hingga latihan dan pendalaman materi olimpiade. Kesungguhan belajar menjadi kunci utama hingga akhirnya mampu bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Kampar.
Baca juga:Santri Al-Utsaimin Kampar Borong Prestasi Internasional, Raih Juara 1 dan 3 di ISIISC 2026
Kepala SMP IT Al-Utsaimin, Usman, mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraih para santri. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa, dedikasi para guru pembimbing, serta dukungan penuh dari orang tua.
"Alhamdulillah, ini adalah capaian yang sangat membanggakan. Selamat kepada anak-anak kita yang telah membuktikan kemampuannya dengan meraih juara di tingkat kabupaten. Kami berharap para santri terus diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesuksesan pada tahap berikutnya, serta mampu membawa pulang hasil terbaik demi mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Kampar, hingga Provinsi Riau," ujar Usman.
Ia menuturkan, setelah memastikan tiket menuju OSN-P, sekolah tidak ingin berpuas diri. Berbagai program pembinaan intensif segera disiapkan untuk mematangkan kemampuan akademik sekaligus memperkuat mental bertanding para peserta.
Baca juga:10 Pilihan Pesantren Sunnah di Kota Pekanbaru
Pendalaman materi akan difokuskan sesuai bidang yang diikuti masing-masing santri. Guru-guru pembimbing juga akan memberikan simulasi soal, evaluasi berkala, serta pendampingan agar para peserta semakin siap menghadapi persaingan di tingkat Provinsi Riau yang tentu jauh lebih kompetitif.
Empat santri yang akan membawa nama Kabupaten Kampar pada OSN-P Tahun 2026 tersebut terdiri atas:
- Mishary Rashed, bidang Matematika.
- Haidar Ma'ruf, bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
- Abdullah Faqih, bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
- Muhammad Syafiq Ilmi, bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Keberhasilan mengirimkan wakil pada tiga cabang utama, yakni Matematika, IPA, dan IPS, menjadi pencapaian tersendiri bagi SMP IT Al-Utsaimin. Hal itu menunjukkan kualitas pembinaan akademik yang merata serta kemampuan sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik sesuai minat dan bakat masing-masing.
Bagi para guru, keberhasilan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Justru, langkah menuju tingkat provinsi menjadi awal tantangan baru yang membutuhkan persiapan lebih matang. Mereka berharap para santri dapat tampil percaya diri, menikmati setiap proses kompetisi, sekaligus menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal berharga untuk terus berkembang.
Baca juga:Ini Lomba yang Diperbolehkan dalam Islam, Waspada Perlombaan Haram!
Prestasi empat santri SMP IT Al-Utsaimin juga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan kemauan belajar, disiplin, serta bimbingan yang tepat, kesempatan untuk mengharumkan nama sekolah dan daerah selalu terbuka.
Kini, harapan besar masyarakat Kampar turut menyertai langkah empat santri tersebut. Dari ruang-ruang belajar di lingkungan pesantren, mereka bersiap membawa semangat, ilmu, dan cita-cita menuju panggung Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi, dengan harapan mampu kembali menorehkan prestasi yang membanggakan bagi sekolah, Kabupaten Kampar, dan Provinsi Riau.***