RENGAT, datariau.com - Beberapa ibu Darma Wanita Persatuan Dinas Pekerjaan Umum Inhu mempertanyakan uang untuk jalan-jalan organisasi itu yang kabarnya sudah terkumpul namun agenda jalan-jalan belum kunjung dilaksanakan.
Menurut beberapa ibu yang tergabung dalam Darma Wanita Dinas PU Inhu kepada datariau.com, Ahad (2/4/2017) menyebutkan, bahwa agenda jalan-jalan itu dilakukan sebagai bentuk perayaan kemenangan lomba menyanyi ibu Darma Wanita dari Dinas PU Kabupaten Inhu.
Rencananya para ibu darma wanita pergi jalan-jalan ke Batam. Tentu tidak sedikit biaya yang dibutuhkan, sementara biaya dari pemerintah tidak ada, demi terhujutnya keinginan ibu-ibu Darma Wanita saat itu melakukan iuran melalui kepala bidang masing-masing di Dinas PU Inhu.
Diceritakannya, bahwa pada awal bulan Desember 2016 lalu, masing-masing Kabid di Dinas PU Inhu disuruh kumpulkan dana untuk pergi jalan-jalan ibu-ibu Darma Wanita Dinas PU Inhu ke Batam.
"Sejak kumpulkan dana sudah berjalan 4 bulan, namun jalan-jalan ke Batam tak kunjung dilaksanakan. Kita khawatir kalau uang itu sudah digunakan oleh Plt Dinas PU Inhu," sebut salah seorang ibu Darma Wanita yang meminta namanya tidak disebutkan.
Dikatakannya, bahwa beberapa ibu darma wanita pernah mempertanyakan hal ini kepada Plt Dinas PU Inhu Yelfidar, saat itu Kadis menjelaskan bahwa uang tersebut belum cukup dan masih mencari tambahan dahulu.
"Sebulan setelahnya kami coba tanya lagi, waktu itu ibu Yelfidar mengatakan saat ini Dinas PU belum bisa pergi keluar kota, karena lagi ada pemeriksaan dari BPKP Perwakilan Riau. Dan saat kawan saya tanyakan lagi untuk ketigakalinya, ibu Yelfidar mengatakan bahwa uang tersebut dipakai untuk acara di DPRD Inhu, tapi tidak dijelaskan acara apa, yang kami herankan adalah itu bukanlah uang atau dana dinas tapi mengapa pula digunakan untuk acara DPRD Inhu, kalau pun ada acara di DPRD biasanya Sekwan yang siapkan segalanya di DPRD," terangnya bertanya-tanya.
Terkait hal ini, Plt Kepala Dinas PU Inhu Yulfidar MT saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa rencana jalan-jalan para ibu DWP Dinas PU itu memang ada. Namun mengenai isu uang iuran itu dipakai untuk acara di DPRD sebagai mana disebutkan beberapa anggota DWP Dinas PU Inhu itu merupakan tudingan yang mengada-ada.
"Itu tidak betul, dan uang itu masih ada sama saya lebih kurang Rp15 juta, lucu kalau saya dibilang makan uang itu," kata Plt Yelfidar sambil tertawa, merasa lucu dituding seperti itu.
Mengenai berapa jumlah keperluan untuk jalan-jalan para ibu-ibu DWP, dia mengaku tidak tahu, namun yang pasti, menurutnya, para ibu-ibu di Dinas PU tidak bisa sembarangan untuk keluar daerah dan meninggalkan pekerjaan di kantor, harus ada izin terlebih dahulu agar pekerjaan tidak terbengkalai.
"Tidak semudah itu ibu-ibu pegawai Dinas PU mau pergi jalan-jalan, harus ada izin dulu," pungkasnya menjelaskan sambil menegaskan, bahwa uang iuran itu masih utuh sebanyak lebih kurang Rp15 juta, tidak ada digunakan untuk apapun.