Akhirnya Kawasan Industri Tanjung Buton Siak Masuk Proyek Strategis Nasional

Hermansyah
2.465 view
Akhirnya Kawasan Industri Tanjung Buton Siak Masuk Proyek Strategis Nasional
Ist
Bupati Siak Syamsuar saat kunjungi Pelabuhan Tanjung Buton, Rabu (21/6/2017) tadi siang.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi mengucapkan rasa syukur dengan masuknya Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) dalam Proyek strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden No 58 tahun 2017 dan tercantum pada urutan 232 sebagai proyek strategis Nasional.

 

"Alhamdulillah di bulan suci Ramadhan, rakyat kami mendapat berkah dari Allah SWT, dengan masuknya Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) dalam Proyek strategis Nasional," kata Syamsuar.

 

Informasi tersebut langsung disampaikan oleh Dirjen PPI Kementerian Perindustrian bahwa KITB termasuk dalam Pembangunan Kawasan Industri Prioritas/Kawasan Ekonomi Khusus berbasis agro. "Kabar ini kami sambut dengan rasa puji syukur Alhamdulillah, karena ikhtiar panjang untuk mewujudkan KEK telah diridhoi Allah SWT," sambungnya.

 

Dengan dijadikannya Tanjung Buton sebagai proyek strategis Nasional, maka nantinya percepatan infrastruktur pendukung akan ditanggung APBN.

 

Nantinya percepatan infrastruktur pendukung akan lebih banyak ditanggung APBN, bukan APBD Siak ataupun Provinsi Riau. Di antaranya, jalan dalam kawasan industri, pengembangan pelabuhan, promosi investasi, pembangunan fasilitas kawasan industri, dan lainnya.

 

"Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Menko Perekonomian dan Menteri Perindustrian. Juga kepada Bapak Dirjen PPI Kementerian Perindustrian, Tim percepatan pembangunan Kawasan Industri, serta semua staf kami yang telah membantu mendukung terwujudnya KITB termasuk Proyek Strategis Nasional," ucap Syamsuar.

 

Bupati berharap dengan kehadiran KITB bisa menjadi lokomotif pembangunan Siak dan Provinsi Riau. Sehingga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan PAD, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kababupaten Siak menuju Provinsi Riau yang Gemilang, Cemerlang dan Terbilang.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)