Forwadik Tagih Janji, Bupati Afni Tepati

Hermansyah
792 view
Forwadik Tagih Janji, Bupati Afni Tepati
Mantan Anggota DPR RI, Sayed Abubakar Assegaf (Ibeck).

PEKANBARU, datariau.com - Dalam dunia kepemimpinan, kepercayaan publik bukan dibangun dari kata-kata, melainkan dari keberanian menepati janji di tengah keterbatasan.

Hal ini, terjadi saat banyak pemimpin berlindung dibalik dalih defisit, sebagian lainnya justru memilih bergerak diam-diam, tapi berdampak.

Inilah kontras yang terjadi di Riau saat ini.

Gubernur Riau Abdul Wahid dinilai gagal menunjukkan tanggungjawab terhadap janji-janjinya, terutama soal seragam gratis bagi pelajar SMA/SMK, yang pernah ia gaungkan dalam berbagai kesempatan.

Sementara itu, di Kabupaten Siak, pemimpin baru seperti Dr Afni Zulkifli MSi dan Wakil Bupati Syamsurizal SAg MSi, justru langsung bekerja tanpa banyak bicara.

"Kepemimpinan diuji bukan saat pesta demokrasi, tetapi saat rakyat menanti bukti di tengah kesulitan," kata mantan Anggota DPR RI, Sayed Abubakar Assegaf, Ahad (16/6/2025).

Afni dan Syamsurizal, yang baru saja dilantik awal Juni 2025 lalu, langsung melakukan efisiensi menyeluruh di tubuh pemerintahan dan menepati janji utama mereka, dengan pengadaan seragam sekolah gratis.

Dimana data mencatat, pada tahun ajaran baru 2025/2026 ini, sebanyak 20.019 siswa TK, SD dan SMP Negeri di Siak akan menerima bantuan tersebut.

Sebaliknya, janji seragam gratis dari Gubernur Wahid belum menunjukkan tanda-tanda realisasi.

Bahkan, Forum Wartawan Dinas Pendidikan (Forwadik) Riau, pada 11 Juni 2025, secara terbuka menagih janji itu. Karena belum ada satu pun siswa di tingkat provinsi yang merasakan manfaatnya.

"Afni menunjukkan bahwa kerja nyata tidak harus menunggu waktu lama. Tapi Wahid menunjukkan janji dapat dibiarkan layu tanpa rasa bersalah," kritik Sayed.

Dia menambahkan rakyat sudah mampu menilai siapa pemimpin yang bekerja, dan siapa yang hanya berbicara.

"Ini bukan lagi soal program. Ini soal integritas dan keberanian menepati ucapan. Siak sudah membuktikan. Riau menunggu," pungkasnya.(SAA/IK)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)