Ternyata Hanya Gedung Plaza Sukaramai yang Diasuransi, Barang Pedagang Tidak

1.858 view
Ternyata Hanya Gedung Plaza Sukaramai yang Diasuransi, Barang Pedagang Tidak
Ramayana saat terbakar.
PEKANBARU, datariau.com - Sudah jatuh dan harus tertimpa tangga, mungkin pepatah tersebut kini tersemat di kalangan pedagang Plaza Sukaramai, Ramayana Pekanbaru. Bagaimana tidak, ternyata pihak pengelola Plaza Sukaramai PT Makmur Papan Permata (MPP) mengakui pihaknya hanya mengasuransikan konstruksi gedung, sementara dagangan pedagang yang ada di dalamnya tidak.

"Sebelum pedagang mengambil kios berdagang di Sukaramai, kami sudah anjurkan pedagang untuk mengasuransikan dagangannya sendiri. Karena pihak pengelola tidak pernah menanggung asuransi dagangan pedagang," ungkap Direktur PT MPP Hofman Halohon, Senin (21/12/2015).

Dijelaskan direktur PT MPP juga, di dalam kontrak penyewaan selama 15 tahun oleh pedagang, tidak ada kalimat perjanjian bahwa setiap kerugian pedagang apapun penyebabnya ditanggung pengelola.

Namun Hofman hanya mengakui, pihaknya memiliki perjanjian dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terkait kerusakan gedung selama proses sistem build operate and transfer (BOT) atau selama bangun guna berlangsung ditanggung oleh PT Makmur Papan Permata.

Lebih jauh Hofman menyebutkan, berbicara kerugian pedagang apakah pengelola akan memberi ganti rugi, ia mengatakan, sejauh ini tidak ada perjanjian yang mewajibkan pihaknya melakukan ganti rugi. Namun semampunya diakui akan membantu mencarikan solusi penampungan bagi pedagang untuk segera berdagang.

"Kami tidak bisa berandai-andai dulu, yang penting kami lakukan membangun lokasi penampungan bagi pedagang," tuturnya.

Hofman Haloho menjelaskan, Plaza Sukaramai kini memiliki 1.500 kios dengan jumlah pedagang yang sama. Gedung ini adalah milik Pemko Pekanbaru dengan sistem BOT selama 25 tahun. Sisa kontrak saat ini hanya tinggal 10 tahun lagi.

Sebagaimana diketahui, Selasa (8/12/2015) sekitar pukul 15.40 WIB Plaza Sukaramai Pekanbaru terbakar. Kebakaran terjadi saat pengunjung tengah asyik berbelanja. Kebakaran ini terlama dapat dipadamkan Damkar karena sampai tiga hari percikan api masih saja terjadi, karena kondisi titik api di basement yang dijadikan tempat jualan padat dan kedap udara membuat asap mengepul dengan tebal dan membuat susah petugas masuk memadamkan titik api.

Jangan ketinggalan perkembangan berita ini. Klik (Disini) atau (Disini)

(ndp)

Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)