DATARIAU.COM - Banyak bus dan truk mengalami rem blong ketika melewati jalan menurun. Penyebab rem blong sendiri bisa disebabkan kesalahan pengoperasian dan kerusakan komponen rem.
Ahmad Wildan, Investigator Senior Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), mengatakan angin tekor kerap menjadi penyebab rem pada bus dan truk blong.
"Angin tekor merupakan salah satu jenis rem blong, yaitu peristiwa di mana tenaga pneumatik sistem rem tidak mampu digunakan untuk mendorong actuator ataupun minyak rem sehingga sistem rem kehilangan kemampuannya," ucap Wildan dikutip Kompas.com.
Wildan mengatakan ketika tekor angin terjadi, pengemudi akan merasakan pedal rem menjadi keras setelah dioperasikan cukup lama dan berulang di jalan menurun.
“Fenomena ini hanya akan ditemui di sistem rem yang mengkombinasikan angin dan minyak rem sebagai penerus tenaga pengereman, di mana rem akan kurang maksimal bila angin di dalam kompresor habis atau tekor,” ucap Wildan.
Baca juga:Waspada! Inilah 4 Penyebab Mobil Mogok Saat Musim Hujan
Untuk mengatasi permasalahan rem blong, Wildan menyarankan agar pengemudi tida terlalu mengandalkan rem utama secara terus-menerus, terutama di jalan menurun.
Dikutip dari Sindonews.com, ada 3 penyebab utama rem blong pada bus dan truk, antara lain.
1. Tekor Angin
Truk memang dilengkapi dengan sistem pengereman yang terdiri dari hidraulik, AOH (air over hydraulic) dan full air brake. Dalam kondisi tekor angin ini adalah kurangnya tekanan udara pada sistem rem Air Over Hydraulic (AOH) dan full air brake sehingga mengalami masalah.
Sistem ini menganut kopling pneumatic sehingga pengoperasian pedal kopling dan pedal rem dibantu tekanan udara. Misalnya bila sistem tekanan udara pada truk adalah tujuh bar, sehingga bila tekanan udara di bawah tujuh bar, pengemudi tidak akan bisa mengoperasikan pedal kopling dan pedal rem.
2. Vapour Lock
Kondisi ini adalah ketika terjadi penguapan dalam fluida sistem rem hidraulik. Hal ini kerap terjadi pada truk yang mengandalkan fluida rem. Air nantinya akan terserap ke dalam sistem rem hidraulik karena sifat fluida rem yang higroskopis.
Baca juga:Mencuci Motor dengan Air Hujan? Hindari Akibat Buruknya
Fluida rem memiliki titik didih 250 derajat celcius tergantung DOT-nya. Ketika ada kandungan air sedikit saja, katakanlah 3%, titik didih fluida rem turun 50 derajat celsius. Saat fluida rem menjadi panas karena pengereman terus menerus, kandungan air tadi menguap dan menjadi gelembung udara dalam sistem rem. Angin palsu inilah yang dapat membuat rem blong.
3. Breake Fade
Penyebab rem blong pada truk yang terakhir ini terjadi karena kampas rem mengalami panas berlebihan sehingga saat menempel ke tromol atau menjepit cakram, yang terjadi adalah koefisien gesek nol seperti kaca.
Untuk mengatasi hal ini diperlukan rem mesin (engine brake) atau rem tambahan (pada bus dan truk) seperti rem gas buang dan retarder dan menghindari pemakaian sistem secara terus menerus. ***