Motor dengan Knalpot Racing Kini Dilarang Mengisi Bahan Bakar di SPBU

2.545 view
Motor dengan Knalpot Racing Kini Dilarang Mengisi Bahan Bakar di SPBU
Ilustrasi.

DATARIAU.COM - Bagi anda yang sering mantengin berita tentu sudah tau kalau bulan lalu terjadi kebakaran di salah satu SPBU di Salatiga yang disebabkan oleh sebuah motor dengan knalpot racing. Saat itu keluar bunga api dari knalpot racing sebuah motor yang kemudian menyambar sebuah truk Pertamina yang tengah mengisi bak penampungan bahan bakar SPBU. Dan hal inilah yang memicu terjadinya kebakaran. Nah karena kejadian tersebut, kini Pertamina mengambil langka preventif. Mereka melarang pengisian BBM bagi motor dengan knalpot racing/tidak standard. 

 

Seperti dilansir otomania.com (17-05-2017), memang menurut Afandi selaku Vice President Marketing Pertamina motor dengan knalpot tidak standard atau knalpot racing acap kali mengeluarkan bunga api dari moncong knalpot ketika mesin distarter. Dan hal ini sangat berbahaya karena dapat memicu terjadinya kebakaran. Oleh karena itu Afandi menyarankan bagi para konsumen yang memakai motor dengan knalpot racing agar mematikan kendaraannya saat akan memasuki SPBU dan menghidupkannya ketika sudah diluar SPBU. Hal ini untuk mencegah terjadinya kejadian yang sama saat seperti di Salatiga beberapa waktu yang lalu.

 

Last, menurut saya penggunaan knalpot racing tak selalu menimbulkan percikan bunga api pada moncong jika settingan mesin dan merk knalpot juga memang sudah teruji. Namun jika knalpot racing yang digunakan abal-abal dan motor yang dipakai juga memang tak pernah diservis maka jelas motor akan nembak-nembak dan keluar banyak bunga api bak kompor gas dari ujung knalpot. Untuk itu sebenarnya ini lebih kepada kesadaran diri para konsumennya saja. Jika memang menggunakan motor dengan knalpot racing kaleng bekas abal-abal, lebih baik matikan mesin ketika memasuki SPBU dari pada terjadi hal-hal yang tidak kita inginka.

Penulis
: Windy
Editor
: Windy
Sumber
: ILAjava
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)