Tahun Ajaran Baru Selalu Jadi Momok: Saat Pendidikan Belum Benar-benar Menjadi Hak Rakyat

Oleh: Alfira Khairunnisa
datariau.com
89 view
Tahun Ajaran Baru Selalu Jadi Momok: Saat Pendidikan Belum Benar-benar Menjadi Hak Rakyat

Dalam konsep pemerintahan Islam, kualitas pendidikan harus disamaratakan di seluruh wilayah. Kurikulum, kualitas guru, fasilitas belajar, hingga sarana pendidikan dipandang harus memiliki standar yang sama sehingga tidak muncul lagi istilah sekolah favorit maupun sekolah yang tertinggal.

Adapun dari sisi pembiayaan, pendidikan dapat dibiayai melalui Baitul Maal dengan memanfaatkan hasil pengelolaan sumber daya alam yang diposisikan sebagai kepemilikan umum. Melalui mekanisme tersebut, menurut penulis, negara memiliki kemampuan menyediakan pendidikan gratis beserta kebutuhan pendukungnya, seperti buku, seragam, serta kesejahteraan guru.

Baca juga: Tahun Ajaran Baru Serba Susah: Potret Pendidikan dalam Sistem Kapitalisme


Pada akhirnya, polemik yang selalu muncul setiap tahun ajaran baru merupakan sinyal bahwa sistem pendidikan yang berjalan saat ini masih menyisakan berbagai persoalan mendasar.

Selama pendidikan masih dipandang mengikuti mekanisme pasar, menurut penulis, maka berbagai persoalan mengenai biaya, akses, dan ketimpangan kualitas akan terus berulang.

Karena itu, solusi yang dibutuhkan bukan sekadar perubahan kebijakan teknis, melainkan perubahan paradigma dalam penyelenggaraan pendidikan. Pendidikan, harus dikembalikan sebagai hak dasar masyarakat yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara untuk memenuhinya. Wallahu a'lam bishshawab.***

Catatan Redaksi:
Tulisan opini ini telah melalui proses penyuntingan oleh redaksi untuk menyesuaikan kaidah bahasa, tata tulis, dan standar publikasi media online. Penyuntingan dilakukan tanpa mengubah substansi, gagasan utama, maupun makna yang dimaksud oleh penulis.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)