Ketika Anak Diajarkan Pelajaran Fotosintesis, Namun Fakta di Lapangan Terjadi Penggundulan Hutan

Oleh: Siti Amie, S.Pd
datariau.com
155 view
Ketika Anak Diajarkan Pelajaran Fotosintesis, Namun Fakta di Lapangan Terjadi Penggundulan Hutan

Menjaga Alam sebagai Amanah


Islam menawarkan landasan etik yang kuat dalam memandang hubungan manusia dengan alam. Manusia ditempatkan sebagai khalifah di bumi, sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Baqarah ayat 30. Kedudukan ini mengandung tanggung jawab untuk mengelola kehidupan, bukan mengeksploitasi alam tanpa batas.

Allah Subahanahu wa Ta'ala juga mengingatkan dalam QS Ar-Rum ayat 41 bahwa kerusakan di darat dan laut terjadi akibat perbuatan manusia. Ayat ini menjadi pengingat bahwa tindakan manusia memiliki konsekuensi terhadap keseimbangan kehidupan.

Dalam perspektif Islam, sumber daya alam yang menjadi kebutuhan bersama harus dikelola dengan memperhatikan kemaslahatan masyarakat. Hadis riwayat Abu Dawud dan Ahmad menyebutkan bahwa kaum Muslim berserikat dalam tiga perkara, yaitu air, padang rumput, dan api. Prinsip ini menjadi salah satu landasan pembahasan kepemilikan umum dalam Islam.

Dengan demikian, pengelolaan sumber daya strategis tidak semestinya hanya berorientasi pada keuntungan segelintir pihak. Negara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pemanfaatannya memberikan manfaat luas dan tidak menimbulkan kerusakan yang membahayakan masyarakat.

Prinsip tersebut perlu diwujudkan melalui kebijakan yang nyata: pengawasan kawasan rawan kebakaran, penegakan hukum terhadap pelanggaran, pemulihan lahan rusak, serta perlindungan kesehatan dan pendidikan anak ketika asap melanda.

Pada akhirnya, keberhasilan pendidikan lingkungan tidak cukup diukur dari nilai ujian IPA. Pengetahuan tentang fotosintesis seharusnya menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran bahwa manusia memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian alam.

Namun, tanggung jawab itu tidak boleh dibebankan kepada anak-anak semata. Orang dewasa, pelaku usaha, dan terutama negara harus membuktikan bahwa pengetahuan tentang lingkungan benar-benar diwujudkan dalam tindakan.

Sebab, anak-anak boleh saja menghafal bagaimana pohon menghasilkan oksigen. Namun, memastikan mereka tetap dapat menghirup udara bersih adalah tanggung jawab kita bersama.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)