Infrastruktur Tak Memadai, Hak Pendidikan Teramputasi

862 view
Infrastruktur Tak Memadai, Hak Pendidikan Teramputasi
Ilustrasi (Foto: Int)

DATARIAU.COM - Tinggal di daerah terpencil, menjadi cerita sendiri bagi murid dan guru harus mengeluarkan daya ekstra agar bisa belajar. Kampung Todang Ili Gai, Desa Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT menjadi salah satu wilayah yang terisolir dari berbagai aspek kehidupan saat ini. (MERDEKA.Com).

Daerah terpencil dan terisolir dari berbagai akses kehidupan saat ini, untuk masuk kesana harus berjalan kaki dengan jalan setapak berbukit sekitar 3 kilometer.

Dampak pandemi covid-19 sangat mempengaruhi dunia pendidikan sehingga tidak dibolehkannya guru dan murid melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka mengakibatkan teramputasinya pendidikan anak negeri di desa Kampung Todang Ili Gai, Desa Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dikarenakan infrastruktur yang tidak memadai yakni jalan, listrik dan telekomunikasi.

Bisa kita bayangkan betapa sulitnya infrastruktur di daerah tersebut baik jalan, listrik dan telekomunikasi di daerah tersebut. Dan sudah kita prediksi bahwa kehidupannya jauh dari kelayakan. Bagaimana tidak, Pemerintah disana membuat kebijakan belajar menggunakan radio, tetapi masyarakat disana tidak mampu untuk membeli radio karena hampir seluruh orang tua nya bekerja sebagai petani miskin dengan pendapatan pas-pasan serta handphone (HP) yang mereka miliki hanya bisa menelepon dan mengirim pesan singkat saja.

Inilah Negeriku ketika peradaban yang diagungkan untuk menuju revolusi industry 4.0 ternyata infrastruktur tidak memadai, masih banyak di Negeri kita ini yang daerahnya masih terpencil dan terisolir. ini salah satu faktanya.

Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk Negeriku, jangan sampai generasi penerus bangsa ini tidak bisa mengenyam pendidikan di masa pandemi covid-19 yang belum berkesudahan ini karena alasan keadaan.

Kebutuhan infrastruktur merupakan hal yang vital yang harus dipenuhi oleh Negara karena hal ini ujung tombak dalam memperlancar roda perekonomian di desa tersebut.

 

Ini merupakan tanggung jawab Negara untuk membangun infrastruktur secara layak demi masyarakat di desa tersebut. Di Negeri yang kaya raya sumber daya alamnya ternyata masih banyak infrastruktur yang belum memadai serta penduduk yang hidup dalam kemiskinan. Negeri ini jauh dari kata makmur.

Dalam ekonomi Islam pembangunan infrastruktur dilakukan untuk hal yang vital yang digunakan secara menyeluruh oleh lapisan masyarakat seperti jalan raya, rumah sakit, sekolah-sekolah serta kebutuhan listrik yang sudah menjadi hal pokok dalam masyarakat dan dananya berasal dari baitul mal. Begitu sangat indahnya Islam dalam mengatur sebuah Negara.(*)

Wallahualam bissowab 

Penulis
: Ummu Husna
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)