Bupati Himbau,Panitia Pemutaran Film Jelita Sejuba Di Natuna,Tidak Memungut Biaya Bagi Penonton

920 view
Bupati Himbau,Panitia Pemutaran Film Jelita Sejuba Di Natuna,Tidak Memungut Biaya Bagi Penonton
Arizki Fil Bahri
Drs.H.Abdul Hamid Rizal Msi Bersama Istrinya saat menonton Pemutaran Perdana Film Jelita Sejuba Di Jakarta

NATUNA,DATARIAU.COM-Perjalanan film JELITA SEJUBA berawal dari buah pemikiran Ibu KRISNAWATI, seorang wanita yang berkecimpung di dunia militer. Ia menyaksikan sendiri bahwa di balik sosok prajurit-prajurit muda yang siap mempertaruhkan nyawa untuk negara, ada perempuan-perempuan hebat. “JELITA SEJUBA” adalah kisah cinta yang unik dan tidak biasa. Banyak yang tidak tahu pejuangan hidup para istri prajurit, ketika mereka harus berjarak dengan suami yang sedang bertugas, mereka harus berperan menjadi kepala keluarga. Segala kegelisahan dan kekhawatiran harus dipendam dalam-dalam agar tidak menggoyahkan konsentrasi para suami. Perempuan-perempuan ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang turut mendarmabaktikan kehidupannya pada bangsa dan negara.”

Hal ini pula yang membuat sutradara RAY NAYOAN merasa tergugah untuk mengangkat kisah ini sebagai film panjang pertamanya. Sebelumnya ia melihat kehidupan militer itu bagaikan robot. Namun lewat riset dan observasi langsung ke tengah kehidupan para prajurit muda di Natuna, ia melihat sisi humanis yang belum banyak terekspos ke masyarakat. Kehidupan para prajurit ini bukan hanya melulu untuk negara. Mereka juga jatuh cinta. Dan betapa luar biasanya perempuan-perempuan muda yang berani berkomitmen dengan mereka atas nama cinta. Rela menjadi nomor dua, karena prioritas utama para suami adalah bela negara.

Film JELITA SEJUBA merupakan karya perdana rumah produksi DRELIN AMAGRA PICTURES yang digawangi oleh produser MARLIA NURDIYANI. Keindahan alam pesisir Sejuba yang d1 dominasi batu-batu besar menambah unsur misterius Natuna yang ternyata menyimpan banyak rahasia di laut dan daratannnya. Lia seperti menemukan harta karun di Natuna. Gayung bersambut, pihak Dinas Pariwisata urut memberikan kontribusi dengan memperkenalkan wajah Natuna lainnya mulai dari sanggar budaya hingga kuliner yang membantu memperkaya film layar Iebar pertama dengan setting Natuna.

Penulis skenario kawakan, JUJUR PRANANTO, yang film-filmnya telah disaksikan jutaan penonton Indonesia antara lain Ada Apa dengan Cinta?, Petualangan Sherina, dan Laskar Pelangi berkolaborasi dengan Ray dalam menggarap naskah kisah kekuatan cinta yang tulus ini.

Film yg mana akan ditanyakan Perdana Di Gedung Sri Srindit pada tgl 15 July 2018 yg memperlihatkan pejuangan seorang istri tentara, serta keindahan wisata di natuna yg mana akan dibandrol 1 orang Penonton dengan harga Rp 15.000 membuat Bupati Natuna Drs.H.Abdul Hamid Rizal angkt bicara diruangan kerjanya pagi ini 12 July 2018. Agar kegiatan yg mana untuk menghibur masyrakat natuna,  Panitiannya bisa mengratiskan bagi para  penonton.

Sampai berita ini diterbitkan awak media ini belum bisa menemui Kadis Pariwisata Natuna Erson Gempa.

Penulis
: Arizki Fil Bahri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)