Pemdes Sungai Anak Kamal Merbau Maksimalkan Pembangunan Skat Kanal

datariau.com
1.100 view
Pemdes Sungai Anak Kamal Merbau Maksimalkan Pembangunan Skat Kanal
Windy

MERBAU, datariau.com - Guna menjaga kelembaban tanah gambut, Pemerintah Desa Sungai Anak Kamal kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti memaksimalkan pembangunan skat kanal.

Hal ini disampaikan oleh Sutarno MSi Kepala Desa Sungai Anak Kamal ketika berbincang-bincang dengan wartawan kepada datariau.com, Rabu (8/11/2017) di Selatpanjang.

"Sekat kanal yang saat ini sedang giat kita lakukan pembangunanya di sejumlah wilayah yang ada di desa Sungai Anak Kamal ini. Tujuanya untuk menjaga kelembaban tanah gambut agar terjaga dengan stabil," kata Sutarno.

Dengan adanya sekat kanal, lanjutnya, maka tanah atau kebun masyarakat senantiasa terjaga kelembapannya.

"Diharapkan lahan yang berada di sekitar lokasi sekat kanal tidak mudah terbakar jika musim kemarau tiba. Jika pun lahan alami kebakaran, kita masyarakat di pulau-pulau terluar yang ada di lahan gambut ini akan dengan mudah mendapatkan air guna melakukan pemadaman. Sehingga kebakaran akan relatif mudah diatasi," papar Kades.

Menurut Sutarno lagi, dengan adanya sekat kanal akan berdampak sangat baik kepada tanaman karet, sagu dan tanaman lain akan semakin membaik karena tidak kekurangan cadangan air.

"Manfaat lain sekat kanal ini khususnya di bagian hilir, air akan dapat dimanfaatkan untuk sistem pengairan irigasi calon cetak sawah yang kemungkinan akan dilaksanakan di awal tahun 2018 ini khususnya di Sungai Anak Kamal," terangnya.

Disamping itu, sekat kanal yang mampu menjaga kelembaban tanah itu dapat menjaga ekosistem lahan gambut agar tidak mudah terdegradasi. Baik degradasi akibat dari gerusan air laut yang terus menghambisi wilayah daratan atau hanyut oleh air yang sangat deras.

Bahkan dengan terjaganya kelembaban tanah makhluk hidup di lahan gambut pun akan terjaga kelestarianya.

"Hanya saja yang perlu digarisbawahi, sekat kanal ini hanya salah satu cara dari sekian banyak metode dalam mempertahankan kerusakan alam gambut. Oleh karena itu, untuk menjaga ketahanan lahan gambut diperlukan dibangun tanggul khususnya di wilayah hilir yang berbatasan langsung dengan air pasang surut," terangnya.

Karena berdasarkan kajian ilmiah dan juga pengamatan di lapangan, bahwa efek dari sekat di musim panas itu sudah nyata bisa menambah ketinggian permukaaan air sumur berkisar 0,5 meter sampai dengan 1 meter, dan air merayap mencecah hingga 2 km.

"Sehingga hasilnya jika tanah gambut kita telah lembab, bencana asap insya Allah akan dapat dihindari. Begitu juga ekonomi masyarakat tidak harus "terperkosa" oleh sibuk memadam api dan kebun warga tidak terus menerus habis terbakar. Semoga," pungkasnya.

Penulis
: Windy
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)