Baru Selesai Dibangun, Semenisasi Jalan Sudah Rusak, Warga Lenggadai Hilir Kecewa

datariau.com
2.571 view
Baru Selesai Dibangun, Semenisasi Jalan Sudah Rusak, Warga Lenggadai Hilir Kecewa
Samsul
Kondisi jalan yang tampak kecil dan keropos.

LENGGADAI HILIR, datariau.com - Pembangunan semenisasi Jalan Fahrudin Samping rumah Ucok Bidik, Dusun Penyaguan, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimba Melintang, Rokan Hilir melalui Anggaran Dana Desa tahun 2017 diduga tidak sesuai bestek dan asal jadi. Masyarakat Lenggadai Hilir merasa kecewa dan tidak puas.

Berdasarkan pantauan Tim Datariau.com tidak menafikan, hal itu bisa dilihat dari kualitas pembangunan semenisasi jalan tersebut, belum ada selama satu tahun jalan semenisasi sudah rusak, seperti bagian samping jalan kropos, kemudian bagian tengah bermunculan batu-batu, bahkan sebagian jalan sudah pada retak-retak. Dan kini disiram dan ditempel dengan air semen untuk menutupi yang berlobang dan retak-retak.

Salah satu sumber Datariau.com warga Lenggadai Hilir mengatakan, bahwa pembangunan jalan itu mengabiskan dana ratusan juta, namun disayangkan kualitas kurang bagus.

"Kalau kita nilai, jalan ini dibangun asal-asalan dan hanya mencari keuntungan banyak. Makanya campuran dikurangi, maka dari itu cepat rusak," kesalnya.

Selaku warga Lenggadai Hilir ia merasa tidak puas dan kecewa dengan pembangunan tersebut, selain cepat rusak, mobil tidak bisa lewat di jalan tersebut.

"Yang bisa melintas di jalan itu hanya kendaraan sepeda motor, kalau mobil tidak bisa. Jalan dibangun sangat kecil sekali, padahal sebelum dibangun jalan ini dan masih jalan tanah mobil lewat sini," pungkasnya.

Merasa kecewa dengan pembangunan jalan asal jadi, maka warga Lenggadai Hilir meminta kepada Kejasaan Rohil, Ispketorat, Pemdes, Polri melakukan audit pemeriksaan di Kepenghuluan Lenggadai Hilir dan diminta pertangunjawabanya.

"Kalau bisa KPK turun melakukan pemeriksaan di jalan tersebut, kami merasa tidak puas dan pembangunan asal jadi dan tidak berkualitas, pihak Kepenghuluan dan semua terlibat dalam pembangunan itu harus bertangung jawab," ujarnya penuh kesal.

Menurutnya, seharusnya pembangunan melalui ADD dan DD lebih berkualitas dan bukan sebaliknya harus menurun kualitas. "Apa gunanya masyarakat yang setempat yang mengerjakan, tapi hasilnya tetap juga kurang bagus," katanya.

"Kami tidak tahu kemana mengadu hal ini, diharapkan pihak terkait dapat mendegarkan keluhan kami ini," pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan pihak Tim Datariau.com masih mencoba mencari pihak yang terkait dalam pembangunan tersebut.

Penulis
: Samsul
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)