Viral Video Pria Menyimpang di Kafe Laksamana Muda, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemilik Usaha Perketat Pengawasan Pengunjung

datariau.com
176 view
Viral Video Pria Menyimpang di Kafe Laksamana Muda, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemilik Usaha Perketat Pengawasan Pengunjung
Foto: Endi
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Zahirsyah, mengingatkan para pemilik kafe dan tempat usaha agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas pengunjung.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Zahirsyah, mengingatkan para pemilik kafe dan tempat usaha agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas pengunjung. Ia juga meminta pemilik usaha memastikan tempat usahanya tidak digunakan untuk kegiatan yang melanggar ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul viralnya video sekelompok pria berbusana wanita yang berjoget di Cafe Laksamana Muda, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru, beberapa hari lalu.

Zahirsyah mengatakan, kejadian yang menjadi perhatian publik tersebut seharusnya menjadi pelajaran bagi para pelaku usaha agar lebih memperhatikan aktivitas yang berlangsung di tempat usaha mereka.

"Kasus-kasus yang sudah viral itu, sebenarnya menjadi pelajaran penting bagi pemilik tempat usaha di kota ini. Karena kalau sudah viral, pelaku usaha juga yang rugi, usahanya ditutup," kata Zahirsyah, Kamis (22/10/2026).

Baca juga:KNPI Pekanbaru Geram Video Viral Pria Berbusana Perempuan di Cafe Laksamana Muda, Generasi Muda Diajak Jaga Moral


Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, pengawasan terhadap pengunjung perlu dilakukan secara konsisten untuk memastikan kegiatan di tempat usaha berjalan sesuai aturan serta tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

Ia menilai, pemilik kafe dan tempat hiburan perlu mengambil langkah pencegahan agar tempat usaha tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang dinilai bertentangan dengan norma sosial dan budaya masyarakat setempat.

"Kami yakin, agama, budaya dan adat apapun di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru, tidak setuju dengan adanya kelompok LGBT. Apalagi di Kota Pekanbaru, sebagai kota berbudaya Melayu, yang kental agamanya," ujarnya.

Baca juga:Dugaan Penampilan Pria Berbusana Perempuan di Cafe Laksamana Muda, DPRD Pekanbaru Minta Tim Yustisi Ambil Tindakan


Lebih lanjut, Zahirsyah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan pengawasan secara langsung di lapangan.

Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan melalui laporan atau setelah suatu kejadian menjadi viral. Pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan setiap tempat usaha menjalankan operasionalnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Pastikan tempat usaha menjalankan kegiatan sesuai aturan yang ada," sebut Zahirsyah.

Ia berharap, pengawasan yang lebih optimal dari pemerintah daerah dan pemilik usaha dapat mencegah terulangnya kejadian serupa serta menjaga ketertiban di lingkungan usaha di Kota Pekanbaru.

Di sisi lain, penegakan aturan terhadap tempat usaha perlu dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan prosedur hukum dan tanggung jawab masing-masing pihak. (end)

Baca juga:Fenomena “Dugem Halal” di Pekanbaru: Ancaman bagi Generasi Muda dan Dunia Pendidikan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)