Terkait Banjir Lahan Sawah Desa Kuala Sebatu dan Desa Pasir Emas Inhil, Perusahaan Diminta Berikan Kontribusi

Datariau.com
903 view
Terkait Banjir Lahan Sawah Desa Kuala Sebatu dan Desa Pasir Emas Inhil, Perusahaan Diminta Berikan Kontribusi
Foto: Fitra Andriyan
Suasana rapat teknis penanganan permasalahan banjir di lahan pertanian dan perkebunan masyarakat Desa Kuala Sebatu dan Desa Pasir Emas, di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Bupati Inhil, Kamis (20/10/2022).

INHIL, datariau.com - Ketua Komisi III DPRD Inhil menekankan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melakukan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan PT SAGM.

Penegasan ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna ST MSi saat rapat teknis penanganan permasalahan banjir di lahan pertanian dan perkebunan masyarakat Desa Kuala Sebatu dan Desa Pasir Emas, Kecamatan Batang Tuaka, Kamis (20/10/2022) di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Bupati Inhil.

Baca juga: Hasil Rapat DPRD Inhil, Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Penyebab Banjir di Desa Kuala Sebatu


Rapat dipimpin Asisten II Sekdakab Inhil H Mukhtar T, didampingi Asisten I H Thantawi Jauhari, dihadiri stakeholder terkait, Camat Batang Tuaka, Kades Pasir Emas Abdul Rahman, Kades Kuala Sebatu, perwakilan petani Hasanuddin didampingi Sekretaris DPC dan Direktur Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi SAI Indragiri Raya Maryanto SH dan Muhsin SH MH.

"Kami minta Dinas LHK melakukan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan yang dilakukan PT SAGM," tegas Iwan Taruna.

Dalam kesempatan itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menekankan pihak perusahaan sawit ini membuat pintu air di lokasi parit milik perusahaan tersebut.

"Pihak perusahaan juga harus membuat pintu air di beberapa titik saluran air milik mereka. Sehingga tidak terbuang ke lahan pertanian masyarakat," pintanya.

Baca juga: Lahan Padi Selalu Direndam Banjir, Petani Desa Kuala Sebatu Inhil Tak Lagi Produktif, DTPHP Janji Segera Survei Lokasi


Asisten II Sekdakab Inhil H Mukhtar T meminta pihak PT SAGM memberikan kontribusi terhadap pekerjaan penanganan banjir, terutama dalam pekerjaan normalisasi sungai yang akan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III.

"Kami minta kontribusi jelas dari pihak PT SAGM untuk penanganan ini, sehingga benar-benar dihitung kebutuhan untuk pekerjaan itu," imbuhnya. (fit)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)