Pekanbaru Dihiasi Tumpukan Sampah, Ketua Komisi IV Beri Warning Pemko dan PT EPP

datariau.com
1.927 view
Pekanbaru Dihiasi Tumpukan Sampah, Ketua Komisi IV Beri Warning Pemko dan PT EPP
Foto: Endi
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois SAg.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Rois SAg meminta Pemko Pekanbaru untuk dapat mengawasi kinerja pihak ketiga agar bekerja maksimal dan optimal dengan biaya yang sudah dikeluarkan dalam mengangkut sampah.

Hal ini menyusul PT Ella Pratama Prakasa (EPP) terpilih menjadi pemenang lelang jasa angkutan sampah Kota Pekanbaru terhitung 1 Januari 2025.

Jangan sampai penumpukan sampah terjadi lagi dimana-mana dan terus-terusan menjadi keluhan masyarakat.

"Ya, okelah enam bulan dengan pihak ketiga, cuma yang menjadi permasalahan adalah ketika dana yang sudah dialokasikan untuk pengelolaan sampah selama beberapa bulan ini mestinya bisa lebih dimaksimalkan," kata Rois, Jum'at (3/1/2025).

Rois mengungkapkan, bahwa dirinya masih mendapat laporan dari masyarakat secara langsung maupun via telfon dan WhatsApp, yang mengeluhkan banyaknya tumpukan sampah berserakan di pinggir jalan.

"Keluhan masyarakat luar biasa, bukan hanya satu tempat sih tapi banyak tempat. Kita sudah wanti-wanti supaya armada angkutan sampah itu betul-betul disiapkan dan personilnya juga. Silahkan saja dengan pihak ketiga, tetapi pada prinsipnya masyarakat itu ingin tidak terjadi penumpukan sampah di mana-mana," paparnya.

Rois berharap sistem pengangkutan sampah pihak ketiga yang hanya bekerja selama 6 bulan ini dapat betul-betul maksimal. Mulai dari persiapan armada hingga personil.

"Jangan ada lagi menimbulkan permasalahan-permasalahan baru, kita tidak ingin Kota Pekanbaru ini kembali mendapat julukan sebagai kota sampah," cetusnya.

Politisi PKS ini menekankan, bagaimanapun sistem pengangkutan sampah yang dilakukan Pemko Pekanbaru baik itu pihak ketika maupun swakelola, jangan sampai tidak ada perubahan, harus ada perbaikan dan peningkatan.

“Ya, masyarakat tidak peduli mau pakai sistem apa, yang terpenting bagi masyarakat adalah tidak ada sampah yang menumpuk dan berserakan, karena ini semua menggunakan uang APBD," terang Rois.

Sebagai informasi, PT Ella Pratama Perkasa (EPP) mulai bekerja pada Rabu (1/1/2025). Pihak ketiga ini bertugas mengangkut sampah untuk tiga zona wilayah kerja sekaligus.

Zona 1 meliputi sejumlah kecamatan yakni Tuah Madani, Bina Widya, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Senapelan dan Sukajadi.

Zona 2 meliputi beberapa kecamatan yakni Sail, Limapuluh, Pekanbaru Kota, Bukit Raya, Tenayan Raya dan Kulim.

Zona 3 juga meliputi sejumlah kecamatan yaitu Rumbai, Rumbai Timur dan Rumbai Barat. Operator sudah menyetujui untuk mengangkut sampah di tiga kawasan ini.

Operator pengangkutan sampah ini mulai bekerja setelah melakukan penandatangan kontrak pada, Selasa (31/12/2024) kemarin. Mereka menandatangani kontrak kerjasama untuk enam bulan kerja. Kerjasama terhitung hari ini hingga 2 Juli 2025 mendatang. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)