Komisi II Minta Pemerintah Pekanbaru Segera Tentukan Nasib Pasar Cik Puan yang Terbengkalai

datariau.com
1.328 view
Komisi II Minta Pemerintah Pekanbaru Segera Tentukan Nasib Pasar Cik Puan yang Terbengkalai

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Munawar Syahputra, mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru agar segera menentukan nasib kelanjutan pembangunan Pasar Cik Puan yang sudah terbengkalai puluhan tahun.

"Kita minta Pemko Pekanbaru segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam kelanjutan pembangunan Pasar Cik Puan. Sudah terbengkalai hampir 10 tahun coba bayangkan, jadi harus jelas dan harus ada kepastian masalah pasar ini karena akan ditempati pedagang," kata Munawar, Selasa (26/7/2022).

Munawar menyebut, Komisi II DPRD Pekanbaru bakal memanggil Disperindag guna mengetahui secara jelas bagaimana nasib kelanjutan pembangunan Pasar Cik Puan yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai tersebut. Apakah nantinya dibangun dengan menggunakan dana pemerintah atau menggandeng pihak ketiga.

"Ya, pasti itu (panggil). Kita akan rapat dengan Disperindag karena kita belum ada informasi yang jelas tentang kepastian Pasar Cik Puan ini. Apakah nanti dikelola pihak ketiga atau memakai APBD kita belum tau pasti," ujarnya.

Politisi NasDem ini secara pribadi mengikuti keputusan Disperindag terkait pembangunan Pasar Cik Puan, yakni apakah diswastanisasi maupun swakelola. Namun, ia hanya menekankan agar nantinya Pasar Cik Puan ini harus dikerjakan dengan profesional.

"Kalau ada pihak ketiga yang akan mengerjakan Pasar Cik Puan ini dengan profesional, saya kira nggak ada masalah. Yang terpenting bagaimana pembangunan Pasar yang sudah terbengkalai selama hampir satu dekade ini jelas dibangun kemudian PAD Kota Pekanbaru itu bisa meningkat," tutup Munawar.

Sebagaimana diketahui, Pembangunan Pasar Cik Puan mangkrak selama 10 tahun terkahir. Hingga saat ini, kelanjutan pembangunan pasar di Jalan Tuanku Tambusai ini belum ada kejelasan.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)