SMM PANEL INDO

Harga Ayam Potong Tembus Rp47 Ribu, Datuk Seri Rizky Bagus Oka Ultimatum Pemko Pekanbaru

datariau.com
128 view
Harga Ayam Potong Tembus Rp47 Ribu, Datuk Seri Rizky Bagus Oka Ultimatum Pemko Pekanbaru
Foto: Endi
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Fraksi Partai Gerindra sekaligus Ketua Kadin Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.

PEKANBARU, datariau.com - Lonjakan harga daging ayam potong di Kota Pekanbaru yang kini mencapai Rp47.000 per kilogram memicu sorotan keras dari kalangan legislatif. Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Fraksi Partai Gerindra sekaligus Ketua Kadin Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, mengultimatum Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera mengambil langkah konkret mengatasi gejolak harga tersebut.

Menurut Rizky, harga ayam potong yang melonjak jauh dari harga normal sekitar Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata niaga dan pengawasan distribusi pangan di Kota Pekanbaru.

Ia menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mengganggu stabilitas pasokan pangan.

“Pemerintah kota jangan melakukan pembiaran terhadap kondisi ini. Harga ayam yang mencapai Rp47 ribu per kilogram sudah sangat jauh dari harga normal. Ini menunjukkan sistem kontrol logistik dan pengawasan pasar harus segera dievaluasi,” tegas Rizky kepada datariau.com, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga:Gawat Harga Ayam Potong di Pekanbaru Tembus Rp40 Ribu, Zulkardi: Pemko Jangan Hanya Rapat, Segera Berikan Solusi!


Rizky meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan meningkatkan pengawasan terhadap rantai pasok ayam potong, mulai dari distributor, pedagang hingga ketersediaan stok di pasar.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah.

Menurutnya, tingginya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program MBG harus diantisipasi melalui penguatan produksi dan distribusi. Jangan sampai peningkatan serapan untuk kebutuhan MBG justru membuat pasokan untuk pasar reguler berkurang dan berdampak terhadap masyarakat.

“Kami mendukung penuh program MBG. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi kenaikan harga ini untuk menghambat program nasional tersebut ataupun mencari kambing hitam. Yang harus dilakukan adalah memastikan suplai dari peternak diagregasi dengan baik dan kebutuhan MBG tidak mengganggu pasokan pasar reguler,” ujarnya.

Baca juga:Dituding Getok Harga Ayam Bakar Rp 1 Juta, Pemilik Warung Klarifikasi


Rizky menilai persoalan harga ayam potong tidak cukup diselesaikan melalui operasi pasar sesaat. Menurutnya, Pemko Pekanbaru harus membenahi tata niaga pangan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Salah satu langkah yang didorong adalah mempercepat realisasi dan mengoptimalkan operasional Pasar Induk sebagai pusat distribusi komoditas pangan di Pekanbaru.

Ia menyebut keberadaan Pasar Induk sangat penting untuk menciptakan sistem distribusi yang lebih terpusat, transparan dan mudah diawasi pemerintah.

“Ketiadaan fungsi pengawasan logistik yang terpusat membuat rantai pasok rentan dimanipulasi. Pasar Induk harus menjadi benteng stabilitas stok, transparansi arus barang sekaligus memutus mata rantai distribusi yang tidak sehat,” katanya.

Baca juga:Kadin Pekanbaru Nilai Parkir Gratis di Alfamart Indomaret Sebagai Kebijakan yang Bagus Untuk Ekonomi Masyarakat


Selain itu, Rizky mendesak Disperindag melakukan audit terhadap seluruh alur pasokan ayam potong, khususnya yang berasal dari distributor besar. Jika ditemukan praktik penimbunan atau permainan distribusi yang menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga, ia meminta pemerintah tidak ragu memberikan tindakan tegas sesuai aturan.

Ia juga mendorong Pemko Pekanbaru menggelar operasi pasar bersubsidi secara masif apabila kondisi harga tidak segera terkendali.

Menurutnya, intervensi pemerintah diperlukan untuk menjaga agar masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)