Keberadaan Super Puma TNI AU dan Kru Masih Misterius

1.285 view
Keberadaan Super Puma TNI AU dan Kru Masih Misterius
Ilustrasi.
JAYAPURA, datariau.com - Pencarian Helikopter Super Puma TNI AU yang melakukan pendaratan darurat di pedalaman Papua pada Jumat 28 November lalu, belum membuahkan hasil. Tim SAR kesulitan menemukan posisi heli nahas tersebut.

"Posisi heli belum diketahui secara pasti," ungkap Komandan Lanud Jayapura Kol (Pnb) I Made Susila di Jayapura, Senin (1/12/2014).

Pencarian tidak hanya dilakukan lewat udara menggunakan helikopter bell, tapi juga melalui darat dari Kiwirok. Namun tim darat terdiri dari prajurit TNI AD dan masyarakat, tidak melanjutkan pencarian karena medan tidak memungkinkan dilewati, berupa tebing yang sangat curam.

"Sedangkan helikopter bell yang juga dikerahkan membantu pencarian, hingga kini belum berhasil akibat cuaca yang seringkali berubah," tambah Made Susila.

Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari keberadaan heli meski saat ini cuaca tidak mendukung. "Faktor cuaca sangat menghalangi upaya pencarian," timpal Danlanud Jayapura seraya berharap para kru dan penumpang dalam keadaan stabil.

Helikopter super puma dengan pilot Mayor Pnb Tarigan membawa 10 anggota Yon 133 yang tergabung dalam satgas pengamanan perbatasan dan bertugas di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG). Di dalam heli tersebut terdapat 14 orang termasuk kru.

Heli sempat dikabarkan hilang kontak saat terbang dari Sentani menuju Kiwirok, sebelum akhirnya diketahui mendarat darurat di sekitar Kampung Pending, Kabupaten Pegunungan Bintang, yang merupakan wilayah pedalaman. (*)

okz

Tag:JatuhTni
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)