Ini Pengakuan Ida Yulita Tentang Dugaan Pengeroyokan

datariau.com
2.355 view
Ini Pengakuan Ida Yulita Tentang Dugaan Pengeroyokan
Gambar: RiauBISA.com
Ida Yulita Susanti saat membuat laporan di Polresta Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Bersama suami dan anaknya, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Ida Yulita Susanti SH MH mendatangi Polresta Kota Pekanbaru, Rabu (1/9/2021) malam.

Dia membuat laporan ke polisi dan mengaku telah dikeroyok oleh orang tidak dikenal saat melintas di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, sekitar pukul 18.38 Wib.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan, Rabu (1/9/2021) saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.

"Benar. Ada tadi (Ida dan keluarga,red) melapor, anaknya kena bacok. Belum kami periksa dan kami arahkan visum dulu," kata Juper dikutip RiauBISA.com.

Dari laporan yang diterima pihaknya, Ida Yulita Susanti mengaku saat melintas di Jalan Arifin Achmad sekelompok orang tak dikenal menghadang dan membacok leher anaknya.

Sementara, Ida dan suaminya belum diketahui karena diarahkan untuk visum.

"Anaknya kena luka bacok di leher, Ibu Ida kena juga. Tetapi tidak kelihatan, makanya kita suruh visum," kata dia.

Saat ditanya TKP dugaan pengeroyokan terjadi di Jalan Arifin Achmad tepat di belakang caffe Radja, pihaknya membenarkan hal tersebut meski belum diketahui pasti insidennya karena masih dilakukan pendalaman.

"Kami akan periksa dulu untuk memastikan kronologis kejadiannya seperti apa," kata Juper.

Informasi dugaan pengeroyokan tersebut tersebar di WhatsApp Grup (WAG) wartawan.

Informasi berupa 2 potong video keramaian warga tengah berkumpul.

Ida saat dikonfirmasi datariau.com melalui pesan WhatsApp pada Rabu (1/9/2021) malam pukul 20.29 WIB membantah dirinya dikeroyok.

"Ngak," tulis Ida menjawab konfirmasi datariau.com tentang informasi yang beredar bahwa Ida Yulita Susanti dikeroyok OTK dan sedang visum di RS Bhayangkara.

Meskipun informasi di lapangan masih terjadi simpang siur, dimana pengakuan warga bahwa Ida Yulita yang menyerang, namun Politisi Partai Golkar DPRD Pekanbaru itu tampaknya masih hemat bicara.

Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Gusri, menceritakan jika laporan kasus dugaan pembacokan yang dibuat Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti beserta suami dan anaknya, di Polresta Pekanbaru, Rabu (1/9/2021) malam, diduga laporan bohong alias hoax.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)