DPRD Pekanbaru Nilai Lebih Baik Urus Pekerja yang Kena PHK Ketimbang Kenaikan UMK

Endi Dwi Setyo
179 view
DPRD Pekanbaru Nilai Lebih Baik Urus Pekerja yang Kena PHK Ketimbang Kenaikan UMK
Foto: Endi Dwi Setyo
Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Zulkarnain

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru menilai pemerintah lebih baik menyelamatkan pekerja yang banyak mengalami PHK atau pekerja yang masih dirumahkan ketimbang mengurusi kenaikan Upah Mininum Kota (UMK) Kota Pekanbaru.

"Yang pertama penyelamatan dulu, saya memandang dari sisi penyelamatan. Pertama pemerintah harus menyelamatkan karyawan yang dirumahkan atau yang kena PHK ini dulu," kata Zulkarnain, Jum'at (26/11/2021).

Zulkarnain menyebut, pemerintah harus ikut berperan untuk mengembalikan karyawan yang dirumahkan atau yang sudah di PHK ke tempat asal mereka bekerja sebelumnya. Sebab ini menyangkut dengan hajat hidup orang banyak.

Ia juga berharap kepada dewan pengupahan yang terdiri dari perwakilan buruh, perwakilan pengusaha dan juga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau agar bisa memperhatikan pekerja yang dirumahkan atau di PHK akibat dampak pandemi Covid-19.

"Kenaikan UMP yang diperkirakan hanya naik sekitar Rp50ribu juga tidak signifikan, namun demikian ini diharapkan jika harus naik dewan pengupahan tidak melupakan karyawan yang dirumahkan," ujarnya.

Politisi PPP ini juga mendukung kenaikan upah minimum kota (UMK) Pekanbaru tahun depan diprediksi naik sebesar Rp3 juta lebih. Hal ini berdasarkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau yang naik sebesar 1,7 persen.

"Saya berpandangan ini, saat ini sektor ekonomi tengah naik menuju pemulihan ekonomi dan demi kesejahteraan masyarakat, ya pasti kita dukung," tutup Zulkarnain. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo