Diusir Komisi II DPRD Pekanbaru Saat Rapat, Azmi: Saya Tidak Salah

Endi Dwi Setyo
213 view
Diusir Komisi II DPRD Pekanbaru Saat Rapat, Azmi: Saya Tidak Salah
Foto: Endi Dwi Setyo
Direktur Utama PT Transmetro Pekanbaru Madani, Azmi ST MT

PEKANBARU, datariau.com- Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Pekanbaru bersama PT Transportasi Pekanbaru Madani (TPM), pada Selasa (23/11/2021) sempat diwarnai ketegangan.

Adalah Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH dan Direktur Utama PT Transmetro Pekanbaru Madani (TPM) Azmi ST MT yang terlibat perdebatan dalam rapat ini.

Ketegangan ini akhirnya membuat Dirut PT TPM Azmi sampai diusir oleh Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH.

Saat dijumpai wartawan, Dirut PT TPM Azmi mengaku bersitegang dengan Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH lantaran mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan saat menghadiri rapat tersebut.

"Saya dipaksa untuk memberikan data terkait pendapatan bus TMP, selaku anak perusahaan dari PT SPP saya tidak bisa kasih. Karena aturan dan sepengetahuan saya kalau meminta data tentu harus seizin Pak Heri Susanto," kata Azmi.

Azmi menyebut, rapat yang dijadwalkan oleh Komisi II DPRD Pekanbaru seharusnya juga menghadirkan PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) guna mendapat informasi data yang akurat dan jelas.

"Hanya saya yang dipanggil. Saya tetap hadir untuk menghargai Komisi II DPRD yang mana didalamnya ada rekan-rekan saya juga. Termasuk H Fathullah, tapi saat hearing H Fatullah agak emosi. Mereka tetap meminta data yang diinginkan, tapi saya tidak bisa kasih. Maunya, undangan itu juga disampaikan ke Pak Heri Susanto (Dirut PT SPP) dan perintahkan ke saya dan juga didampingi pihak PT SPP," jelasnya.

Diterangkan Azmi, apabila Komisi II DPRD Pekanbaru mempertanyakan hal yang diluar data pendapatan Bus TMP, maka pihaknya bisa memberikan informasi.

"Mereka tetap minta data, ya saya tidak bisa kasih. Kalau sifatnya dialog diluar itu saya siap," ujarnya.

Azmi juga menduga pemanggilan rapat yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Pekanbaru ini ada hubungannya dengan persoalan peminjaman Bus TMP secara pribadi oleh Ketua Komisi II DPRD H Fathullah beberapa waktu lalu.

"Ini dikaitkan dengan peminjaman mobil secara pribadi ke saya tidak dilayani, dia marah kan parah itu. Mobil Bus TMP dipinjam untuk apa saya tidak tahu, saya sudah disposisi kebawah bantu sesuai kewenangan tapi saya dimarahi sampai menepok meja dan disuruh keluar, apa benar seorang pimpinan seperti itu? Saya keluar, saya ada harga diri.Saya tetap pinjamkan mobil itu tapi disposisinya terlambat. Apakah karena itu saya dipanggil hearing kan tidak pas itu mungkin kerena itu,"ungkapnya.

Azmi menyatakan dirinya siap disanksi oleh Walikota Pekanbaru jika apa yang dilakukan dirinya melanggar aturan yang ada.

"Saya siap disanksi apapun, kalaupun direkomkan ke Walikota saya siap. Karena saya tidak salah," tegasnya.

Dalam rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH didampingi anggota lainnya Munawar Syahputra, Davit Marihot Silaban, Eri Sumarni dan Sri Rubiyanti. Sementara, rapat ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT TPM Azmi ST MT. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo