Warga Pasir Penyu Inhu Senang Bandar Narkoba Sudah Ditangkap, Tapi..

datariau.com
3.048 view
Warga Pasir Penyu Inhu Senang Bandar Narkoba Sudah Ditangkap, Tapi..
Heri
Pelaku yang diamankan polisi.

RENGAT, datariau.com - Warga setempat selama ini menilai bahwa RI (38) merupakan bandar narkoba terbesar dan terlengkap di Kecamatan Pasir Penyu Inhu, dengan telah ditangkapnya pelaku, warga sangat senang, namun warga berharap jangan hanya ditahan akan tetapi dihukum dengan aturan yang berlaku.

RI merupakan seorang bandar narkoba terbesar di kota layak anak Pasir Penyu oleh jajaran Sat Narkoba Polres Inhu malam tadi, Senin (24/7/2017) sekitar pukul 21.00 wib di Kelurahan Tanah Merah.

"Dengan tertangkapnya pelaku ini dapat memperkecil peredaran narkoba untuk di Kabupaten Inhu khususnya di kecamatan Pasir Penyu yang sebagai kota layak anak," kata Sudirman, warga setempat kepada datariau.com, Selasa (25/7/2017).

RI dikenal warga sudah cukup lama berbisnis barang haram sabu tersebut, selain narkoba jenis sabu yang dibisniskan, RI juga bisnis berbagai jenis narkoba seperti extasi dan pil koplo.

"Kabarnya RI juga penyedia perempuan untuk melayani hidung belang bahkan anak dibawah umur pun pernah jadi korban. Kita minta agar pelaku diperiksa hingga tuntas dan dihukum dengan aturan yang berlaku, katanya kan kalau pengedar dihukum mati agar ada efek jera bagi pelaku lainnya," ujarnya.

Terpisah Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIK MH menegaskan, masalah narkoba memang tidak ada pandang bulu, siapa saja akan disikat sekali pun anggota polisi yang melakukannya.

"Bahkan bila ada anggota ketahuan berbisnis atau pengguna narkoba, ancamannya dipecat secara tidak hormat. Untuk berantas nakroba di Inhu, mari kita dan masyarakat sama-sama memberantas narkoba, bila ada melihat di sekeliling tempat kita ada transaksi atau untuk penggunaan narkoba segera laporkan ke kantor atau ke anggota polisi. Dan bagi masyarakat yang memberikan informasi kami jamin mengrahasiakan identitasnya," pungkas Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIk MH.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)