RENGAT, datariau.com - Untung Basuki sedang dicari oleh beberapa warga Tanah Merah Inhu, untuk menagih hutang. Bagi warga yang menemukannya, bisa memberitahu kepada media ini karena Untung diduga kabur dalam berhutang.
Untung Basuki diketahui berasal dari daerah Lampung, dia diduga menggelapkan uang dan berbagai alat perabot, kemudian melarikan diri dari rumahnya di Lingkungan III Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu.
Diketahui Untung Basuki melarikan diri pada hari Senin (1/5/2017) sekitar pukul 09.00 Wib pagi tadi. Ini fotonya:

Pak Sujud, pemilik perabot di Pematang Reba mengatakan, dirinya merasa curiga karena Untung sudah beberapa hari tidak masuk kerja, untuk memastikan keberadaan Untung, pagi tadi dia bersama istrimua ke rumah Untung, ternyata begitu sampai rumah Untung di Kelurahan Tanah Merah dalam kondisi kosong.
"Tidak berapa lama saya sampai di rumah Untung, warga lain juga berdatagan dengan tujuan yang sama mencari Untung juga. Untung membawa uang saya lebih kurang Rp13 juta, uang kontan Rp6 juta, mesin ketam merk makita 1, gregaji mesin 1 dan loter 1, lebih kurang dengan nillai Rp7 juta," terang Pak Sujud.
Sementara itu, Tohang warga Sekar Mawar juga mengaku menjadi korban Untung Basuki. "Kalau saya hanya Honda Merk Verza saja yang dibawa kabur oleh Untung," sebutnya.
Pak Tupang warga Sekar Mawar juga mengaku menjadi korban Untung Basuki. "Dia tanam sayur kacang panjang, jadi kacang panjang itu saya yang ambil, waktu sebelum panen hingga panen dia pinjam uang sama saya Rp4 juta untuk modal, tapi hingga kini uang tersebut belum dikembalikan, sementara dia sudah melarikan diri dari rumahnya," terangnya.
Sementara pak Suwondo tetangga Untung Basuki juga mengaku menjadi korban, dari keterangan pak Suwondo, Untung memiliki utang lebih kurang Rp5 juta.
"Dia ini punya utang sama saya lebih kurang Rp5 juta. Dia penjam uang sama saya karena dia berkerja deres karet di kebun saya, karena beberapa hari ini hujan, dia pinjam uang dengan saya dengan janji bila nimbang getah dipotong," terang Suwondo.
Selain gelapkan uang warga, Untung Basuki juga diketahui memiliki utang peralatan elektronik pada toko Priorotas, seperti TV 21 mrek Polytron dan blander Lb 190/191, kipas angin 16 SBF yang baru diambil sekitar 3 bulan berjalan.
Untung Basuki diketahui sekitar 5 bulan ini tinggal di Lingkungan III Kelurahan Tanah Merah, berdasarkan foto kopi KK yang ditemukan di dalam rumah, Untung Basuki asal dari Lampung.
Menyikapi hal ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Merah Bripka Hanif Ashar mengatakan, pihaknya sudah sampaikan kepada warga untuk segera melaporkan hal ini ke Polsek Pasir Penyu.
"Sudah kita sampaikan kepada warga untuk tidak berbuat anarkis di rumah Untung ini, karena ini bukan rumah Untung, Untung disini menyewa rumah pak Hermanto warga desa Sungai Sagu Kecamatan Lirik," pungkasnya.