Komisi IV DPRD Siak Gelar Kunker Terkait Naker Dan BPJS Kesehatan, PT AA Hanya Daftarkan 6 Orang TKA

Hermansyah
745 view
Komisi IV DPRD Siak Gelar Kunker Terkait Naker Dan BPJS Kesehatan, PT AA Hanya Daftarkan 6 Orang TKA
Kunjungan kerja anggota Komisi IV DPRD Siak ke BPPM PT Arara Abadi Rasau Kuning.

SIAK, datariau.com - Anak Perusahaan Sinar Mas Group, PT Arara Abadi mengakui, bahwa Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di wilayah Rasau Kuning, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak hanya sebanyak 6 orang TKA.

Sedangkan menurut data dan jumlah tersebut justru berbeda dengan yang diperoleh oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Siak. Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Siak, melalui Kabid Penempatan dan Pelatihan Disnakertrans Kabupaten Siak mengakui bahwa ada sebanyak 8 orang TKA, dan angka ini diperoleh sejak bulan Juli 2018 lalu.

"Berdasarkan data yang kita peroleh, ada sebanyak 8 orang TKA, datanya yang kami terima pada bulan Juli kemarin,"  jelas Kabid Penempatan dan Pelatihan Dinakertrans Kabupaten Siak Hasan Usman saat Kunker Komisi IV DPRD Kabupaten Siak, di BPPM Rasau Kuning PT Arara Abadi Perawang, Kecamatan Tualang, Kamis (25/10/2018).

Sementara itu, Humas PT Arara Abadi, Irwansyah mengakui, bahwa TKA yang bekerja di PT Arara Abadi itu hanya 6 orang TKA. Terkait yang disampaikan Disnakertrans Siak tadi, itu tidak benar. "Kita sudah sampaikan ke Disnaker Provinsi," jelas Irwansyah.

Menanggapi persoalan itu, Kasi Penempatan dan Pelatihan Disnakertrans Kabupaten Siak Hendra,  meminta kepada pihak PT Arara Abadi untuk melaporkan hal itu ke Disnaker Siak atas perubahan data itu setiap satu bulan sekali.

    

"Saya minta PT Arara Abadi untuk melaporkan ke kami Disnakertrans Siak perubahan data itu setiap satu bulan sekali," pinta Hasan Usman.

Selanjutnya, perihal BPJS Kesehatan PT Arara Abadi sebelumnya telah menyampaikan sebanyak 4.000 tenaga kerja (kontraktor), bahkan penyampaian itu telah dilakukan berulang kali melalui surat yang dilayangkan oleh pihak PT Arara Abadi agar segera meregistrasi kontraktor untuk bergabung ke BPJS Kesehatan.

"Kita sudah mengikuti aturan, bagi pekerja kontraktor untuk segera mengurus BPJS Kesehatan, saat itu kita sudah menyerahkan dokumennya yakni sebanyak 4.000 pekerja kontraktor untuk diregistrasi, ini sesuai dengan MoU kita dengan BPJS Kesehatan pada 28 oktober 2017 lalu, justru kita siap memfasilitasi itu semua," kata Abbas.

Abbas menjelaskan, bahwa pihak perusahaan juga telah menekankan kepada pihak kontraktor wajib mengikut sertakan pekerjanya ke BPJS Kesehatan, dan ini wajib. "Didalam SPK kita juga tertera jelas bagi pihak kontraktor pemenang wajib mengikut sertakan pekerjanya kedalam BPJS Kesehatan, kita juga fasilitasi mereka (kontraktor)untuk mengurus BPJS Kesehatan," pungkasnya.

Dilain pihak Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kabupaten Siak Rina menyebutkan bahwa ini hanya miskomunikasi antara pihak perusahaan dengan BPJS Kesehatan. "Miskomunikasi aja ini pak, antara pihak perusahaan dengan BPJS Kesehatan," kata Rina.

Sebelumnya Rina juga sempat mengatakan bahwa tahun (2018) ini merupakan tahun kepatuhan.

Kunjungan kerja Anggota Komisi IV DPRD Siak ke PT Arara Abadi tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Siak Marudut Pakpahan SH yang didampingi langsung oleh Wakil Ketua 2 DPRD Siak Hendri Pangaribuan Amd, beserta anggota Komisi IV DPRD Siak lainnya.

Dimana kunjungan kerja, Kamis (25/10/2018) oleh anggota Komisi IV DPRD Siak itu di ikuti langsung oleh masing-masing perwakilan dari Disnakertran, perwakilan dari DPMPTSP, perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan, dan perwakilan dari BPJS Kesehatan Kabupaten Siak.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
Kirim berita, hak jawab, laporan: 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)