Ini Penjelasan Polsek Pasir Penyu Terkait Belum Ditangkapnya Pelaku Penganiayaan Indri Belita

datariau.com
1.829 view
Ini Penjelasan Polsek Pasir Penyu Terkait Belum Ditangkapnya Pelaku Penganiayaan Indri Belita
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Sampai saat ini masyarakat Kabupaten Inhu khususnya masyarakat Kecamatan Pasir Penyu masih bingung dan terus bertanya apa penyebabnya pelaku pemukulan yang mengaku sebagai ponakan anggota DPRD belum juga ditangkap oleh pihak yang berwajib, sekalipun korban sudah melapor.

Padahal, korban yang mengalami penganiayaan menanggung sakit karena luka lembam bagian muka dan juga trauma dan ketakutan. Namun disayangkan sampai sejauh ini pihak Polsek Pasir Penyu belum juga melakukan penangkapan terhadap pelaku. Baca: Sudah Dilaporkan ke Polsek Pasir Penyu, Pelaku Pemukulan yang Mengaku Ponakan Anggota DPRD Belum Ditangkap

"Belum ditangkapnya pelaku AH (24) Warga Sumber Sari Kelurahan Air Molek 1 Kecamatan Pasir Penyu yang diduga melakukan penganiayaan yang dilaporkan oleh Indri Belita IRT pada hari Kamis (19/1/2017) kemarin dengan tanda bukti laporan Nomor: TBL/04/1/2017/SPKT karena saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan belum ada satupun yang hadir ke polsek," ujar Kapolsek Pasir Penyu Kompol Johan Rivai SE SH MH melalui Panit 1 Reskrim Polsek Pasir Penyu Yusmar SH, kepada datariau.com, Senin (23/1/2017).

Saat ini, jelas Panit 1 Reskrim Polsek Pasir Penyu Yusmar, pihaknya sedang mengupayakan melakukan pemanggilan para saksi. "Untuk korban benar sudah kita mintai keterangan. Dalam kasus ini kita tidak bisa hanya terima keterangan sebelah pihak saja," ujarnya.

Intinya, tambah Panit, Polsek Pasir Penyu akan terus mendalami dan menangani kasus penganiayaan ini sampai selesai. Baca: Ibu Ini Dipukuli Pemuda yang Mengaku Ponakan Anggota Dewan, Lapor Polisi Minta Keadilan

"Kita tidak akan membanding-bandingkan, kalau lah benar pelaku itu terbukti bersalah siapa pun akan kita tangkap," tegas Panit 1 Reskrim Polsek Pasir Penyu Yusmar SH.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)