Gadis Belasan Tahun Ini Mengaku Diperkosa 3 Pemuda Ternyata Bohong, Hanya Modus Agar Tidak Ketahuan Selingkuh Oleh Pacar

datariau.com
2.145 view
Gadis Belasan Tahun Ini Mengaku Diperkosa 3 Pemuda Ternyata Bohong, Hanya Modus Agar Tidak Ketahuan Selingkuh Oleh Pacar
Detik.com
Ilustrasi.

JAKARTA, datariau.com - Gadis berusia 15 tahun yang mengaku diperkosa 3 pemuda di Gerokgak, Buleleng, Bali ternyata berbohong. Jajaran Polres Buleleng yang melakukan penyelidikan menemukan fakta perkosaan yang dilaporkan ABG itu tak pernah terjadi.

"Hasil penyelidikan kita menemukan bahwa peristiwa pemerkosaan yang seperti dilaporkan korban itu tidak pernah terjadi," kata Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, Kamis (13/4/2017).

Dari hasil penyelidikan, yang terjadi sebenarnya adalah gadis itu didekati oleh salah satu dari tiga pemuda di dapur toko tempatnya bekerja. Terjadi percakapan hingga keduanya masuk ke dalam kamar mandi toko tersebut.

Tak lama kemudian, dua pemuda lainnya meninggalkan toko bersama rekannya yang keluar dari kamar mandi. Sementara ABG itu masih setengah telanjang di kamar mandi dan dipergoki oleh pemilik toko.

ABG itu ternyata telah memiliki pacar, karena takut ketahuan selingkuh oleh pacarnya, ia pun mengaku diperkosa oleh tiga pemuda yang baru saja meninggalkan toko. Mendengar hal itu, pemilik toko melaporkan kepada orangtua ABG itu sehingga dilanjutkan ke pihak kepolisian.

"Hasil pengakuan korban, dia memberikan keterangan bohong karena takut ketahuan orangtuanya dan takut ketahuan selingkuh oleh pacarnya," ujar Sukawijaya.

Walau demikian, penyidik Polres Buleleng menjerat pemuda yang masuk ke kamar mandi bersama ABG itu dengan UU Perlindungan Anak. Hal ini karena anak itu masih dibawah umur.

Sebelumnya, kasus dugaan pemerkosaan yang ternyata tidak benar itu dilaporkan pada Kamis (6/4) lalu. Menurut ABG itu, tiga pemuda mendatangi toko dan memperkosa dirinya di kamar mandi secara bergiliran, belakangan ternyata keterangan itu bohong belaka.

Editor
: Adi
Sumber
: Detik.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)