Apa Kabar Proses Hukum Pupuk Subsidi di Inhu, Petani Masih Menunggu Hasilnya

datariau.com
1.342 view
Apa Kabar Proses Hukum Pupuk Subsidi di Inhu, Petani Masih Menunggu Hasilnya
Heri
Truk berisi pupuk subsidi yang diamankan di Mapolres Inhu.
RENGAT, datariau.com - Petani sawit, karet dan petani palawija dari berbagai kecamatan di Kabupaten Inhu saat ini sedang menanti keputusan proses hukum terhadap pelaku atau tersangka dugaan penggelapan pupuk subsidi hasil tangkapan Kodim 0302 Inhu yang sekarang ditangani Mapolres Inhu.

"Bagaimana proses pupuk subsidi hasil tangkapan Kodim Inhu itu, kok hingga kini tidak ada kabar beritanya lagi, informasi terakhir perkara pupuk itu sudah ditangani oleh Polres Inhu, apa perkembangannya," tanya Tarman, Ketua Kelompok Tani Maju asal Kabupaten Inhu kepada datariau.com, kemarin.

"Kami sebagai kelompok tani berharap awak media terus kawal dan ekspose perkara pupuk penangkapan Kodim 0302 Inhu, jangan sampai perkara pupuk subsidi itu damai," harap Tarman.

"Akibat ulah para penggelapan pupuk subsidi, kami selaku petani dibuat sengsara dan kesulitan karena kami harus beli pupuk yang non subsidi dengan harga mahal. Pokoknya akibat penggelapan pupuk subsidi ini kami menderita," tegasnya lagi.

Truk pupuk yang diamankan di Mapolres Inhu. (foto: heri/datariau.com)


Tarman berharap pihak kepolisian terus mengusut pelaku penggelapan pupuk subsidi hingga ke akar-akarnya, sehingga semua yang terlibat permainan pupuk ini dihukum sebagai efek jera.

"Jangan mau diajak damai, mau itu sama distributor atau apa pun itu namanya, pelaku penggelapan pupuk subsidi harus dihukum dengan setimpal dan bila perlu dihukum gantung," pinta Tarman.

Sementara itu, warga lainnya Supar mengatakan hal yang sama. Pelaku penggelapan pupuk subsidi harus dihukum setimpal, karena atas perbuatannya petani kecil dibuat sengsara lahir dan batin.

"Kami harus beli pupuk yang bukan subsidi, karena pupuk subsidi habis diborong perusahaan perkebunan. Kalau tidak, pelaku penggelapan pupuk subsidi serahkan kepada kami para petani, biar kami yang menghukumnya, biar tahu pula bagaimana menderitanya kami selama ini," keluhnya.

Terkait hal ini, Kapolres Inhu maupun Kasat Reskrim belum ada yang dapat dikonfirmasi. Tim datariau.com terus mengupayakan untuk menghubungi dan juga akan menemui mereka di Mapolres hari ini.
Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:pupuk
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)