Mitos Kacamata Sembuhkan Minus dan Katarak, Berikut Fakta Medis dari Dokter Mata

datariau.com
125 view
Mitos Kacamata Sembuhkan Minus dan Katarak, Berikut Fakta Medis dari Dokter Mata

DATARIAU.COM - Kesehatan mata menjadi perhatian penting di era digital. Paparan layar gadget, komputer, hingga kebiasaan membaca terlalu dekat membuat gangguan penglihatan semakin sering terjadi, terutama mata minus atau rabun jauh (miopi). Di tengah kondisi itu, muncul berbagai klaim tentang “kacamata terapi”, “kacamata ion”, hingga alat tertentu yang disebut bisa menyembuhkan minus dan katarak.

Namun, benarkah semua klaim tersebut terbukti secara medis?

Manfaat Kacamata untuk Kesehatan Mata


Kacamata merupakan alat bantu penglihatan yang dirancang untuk membantu mata memfokuskan cahaya agar jatuh tepat di retina. Penggunaan kacamata yang sesuai resep dokter atau pemeriksaan optik memiliki banyak manfaat, antara lain:

* Membantu penglihatan menjadi lebih jelas
* Mengurangi mata lelah dan sakit kepala
* Membantu aktivitas belajar dan bekerja
* Mengurangi risiko mata bekerja terlalu keras
* Membantu penderita rabun jauh, rabun dekat, dan silinder melihat lebih nyaman

Dikutip dari kompas.com, dokter spesialis mata dr. Doni Widyandana menjelaskan bahwa kacamata minus berfungsi membantu penglihatan menjadi lebih jelas, terutama untuk melihat objek jauh.

Selain itu, penggunaan kacamata sesuai ukuran juga penting agar mata tidak cepat lelah. Pemeriksaan rutin dianjurkan minimal satu hingga dua tahun sekali, terutama bagi pengguna gadget aktif dan pelajar.

Baca juga:Transaksi Digital Kini Bisa Lewat Kacamata Pintar


Mitos: Kacamata Bisa Menyembuhkan Mata Minus


Salah satu mitos paling populer adalah anggapan bahwa memakai kacamata tertentu bisa menurunkan bahkan menyembuhkan minus mata.

Faktanya, dokter mata menyebut kacamata tidak menyembuhkan minus. Kacamata hanya membantu memperjelas penglihatan.

Dokter spesialis mata dr. Doni Widyandana mengatakan bahwa penggunaan kacamata tidak mengurangi minus mata. Menurutnya, tindakan medis seperti LASIK menjadi salah satu metode yang dapat mengoreksi rabun jauh secara permanen.

Sementara itu, “kacamata terapi” yang diklaim dapat mengembalikan penglihatan normal belum memiliki bukti ilmiah kuat untuk menyembuhkan mata minus.

Dokter spesialis mata dr. Arnold Fernando juga menegaskan bahwa belum ada uji klinis sahih yang membuktikan ion atau inframerah pada kacamata mampu mengubah bentuk bola mata penyebab rabun jauh.

Baca juga:Menjadi Simbol Dunia Pendidikan, Benarkah Burung Hantu Cerdas & Bijaksana?


Mitos: Kacamata Ion Bisa Menyembuhkan Katarak


Belakangan, banyak beredar iklan “kacamata ion nano” yang diklaim mampu menyembuhkan:

* Mata minus
* Silinder
* Glaukoma
* Katarak

Namun klaim ini dibantah oleh banyak dokter spesialis mata.

Dikutip dari okezone.com, Dokter spesialis mata dr. Ferdiriva Hamzah, Sp.M dari JEC Eye Hospitals mengatakan, kacamata ion tidak dapat memperbaiki struktur anatomis mata penyebab minus ataupun menghilangkan katarak.

Menurut Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia atau PERDAMI, masyarakat harus berhati-hati terhadap promosi alat kesehatan mata yang menjanjikan kesembuhan tanpa dasar ilmiah yang jelas.

Apa Itu Katarak?


Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan tampak buram. Katarak umumnya terjadi karena proses penuaan, tetapi juga bisa dipicu diabetes, cedera mata, atau paparan sinar ultraviolet berlebihan.

Gejala katarak meliputi:

* Penglihatan kabur
* Silau saat melihat cahaya
* Warna terlihat kusam
* Sulit melihat malam hari

Secara medis, penanganan utama katarak adalah operasi penggantian lensa mata. Hingga kini belum ada kacamata, obat herbal, atau terapi alternatif yang terbukti mampu menyembuhkan katarak tanpa tindakan medis.

Tips Menjaga Kesehatan Mata


Dokter mata menyarankan beberapa langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mata:

1. Batasi paparan layar terlalu lama
2. Gunakan aturan 20-20-20
* setiap 20 menit melihat layar
* alihkan pandangan 20 detik
* ke objek sejauh 20 kaki
3. Konsumsi makanan kaya vitamin A dan omega-3
4. Tidur cukup
5. Gunakan pencahayaan yang baik saat membaca
6. Periksa mata secara rutin ke dokter spesialis mata

Baca juga:Canggih, Tecno Ciptakan Set Gaming AR Pocket Go dan Berikan Pengalaman Seperti Menonton di Bioskop

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)