Mengenal Perbedaan Vaksin Booster Covid-19 dengan Vaksin Biasa

datariau.com
1.764 view
Mengenal Perbedaan Vaksin Booster Covid-19 dengan Vaksin Biasa

Sebelumnya, melalui wawancara secara langsung, dr. Nadia menekankan bahwa pemberian vaksin booster saat ini hanya dikhususkan untuk tenaga kesehatan. Ini karena pemerintah menargetkan agar semua masyarakat mendapatkan 2 dosis vaksin lebih dahulu dan ini juga dipertimbangkan dengan ketersediaan vaksin.

Namun, per tanggal 10 Januari 2022, BPOM kembali meresmikan daftar vaksin booster, seperti CoronaVac atau Vaksin COVID-19 Bio Farma, Comirnaty oleh Pfizer, AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac), Moderna, dan Zifivax.

?Persetujuan vaksin booster tersebut didasarkan pada data imunogenisitas dari hasil pengamatan uji klinik terkini yang menunjukan adanya penurunan kadar antibodi yang signifikan terjadi setelah 6 bulan pemberian vaksin primer,? ungkap Kepala Badan POM, Penny K. Lukito dalam Konferensi Pers Vaksin COVID-19 Booster.

Pengkajian keamanan dan khasiat bakal vaksin booster ini sudah dilakukan sejak bulan November 2021. Awalnya kesemua vaksin tersebut telah memperoleh EUA sebagai vaksin primer, kemudian dievaluasi kembali sebagai vaksin lanjutan berdasarkan data-data hasil uji klinik terbaru yang mendukung.

Selain penambahan jenis vaksin, pemerintah Indonesia juga memutuskan bahwa vaksin lanjutkan boleh diberikan kepada lansia, kelompok orang yang rentan, dan orang yang sudah menerima vaksin dosis kedua lebih dari 6 bulan sebelumnya.

Vaksin lanjutan ini bisa didapatkan secara gratis mulai pada Januari 2022 melalui skema peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dengan kuota sebanyak 100 juta orang. Sementara 121 juta lainnya akan dibebankan biaya mandiri alias tidak gratis.

Source: hellosehat.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)