SIAK, datariau.com - Kukerta Mahasiswa/wi Universitas Riau di Kampung Tualang, Ahad (18/07/2021) giat pembagian masker dan handsanitizer kepada pedagang maupun konsumen di pasar Minggu Kampung Tualang sekaligus sosialisasi agar tertib menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di Kampung Tualang.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa/wi kukerta UNRI terhadap masyarakat dalam penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kampung Tualang saat ini.
Ketua KKN UNRI Rinaldi menyebutkan bahwa handsanitizer yang mereka berikan merupakan karya atau buatan kelompoknya sendiri. "Handsanitizer yang kami bagikan adalah buatan kelompok kami sendiri," kata Rinaldi, Selasa (27/7/2021).
Dimana sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan pembagian masker dan handsanitizer yang mana seluruh anggota kukerta saat itu telah melaksanakan rapat atau koordinasi dan mendengarkan arahan dan instruksi dari koordinator lapangan di aula kantor desa.
Koordinator lapangan menyampaikan bahwa kegiatan pembagian masker dan handsanitizer ini hanya difokuskan di area pasar Minggu Km I Tualang yakni diruas jalan pintu masuk dan pintu keluar maupun dalam pasar dengan sasaran masyarakat dan para pedagang yang tidak menggunakan/memakai masker yang melintas serta beraktifiktas di pasar Minggu.
Anggota kukerta UNRI saat itu juga telah mempersiapkan area handwashing facilities di ruas jalan pintu keluar pasar Minggu KM I.
Rinaldi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran covid-19 di Kampung Tualang.
Dikatakan upaya menyadarkan warga dalam menjaga kesehatan di masa pandemi covid-19 yang masih mewabah dan menghimbau tentang 5M yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.
Eti mengatakan, saat ini ada 500 masker dan 60 botol handsanitizer yang dibagikan kepada masyarakat maksud dan tujuannya agar masyarakat dapat kesadaran untuk selalu menggunakan masker.
Adapun sasaran utama dalam pembagian handsanitizer kepada para pedagang, karena banyaknya pedagang yang kurang peduli akan penyebaran covid-19 ini.
Dimana handsanitizer digunakan pada uang menjadi alat pembayaran yang diberikan langsung dari tangan pembeli kepada penjual, apalagi kebanyakan para pedagang sudah memasuki pra-lansia bahkan ada yang lansia dan sangat rentan terpapar covid-19 walaupun siapa saja dapat terpapar.
Anggota Kukerta UNRI selalu mengingatkan agar mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun yang baik dan benar, membagikan masker kepada masyarakat agar selalu memakai masker untuk mengajak masyarakat sekitar dapat tergerak hatinya untuk selalu menggunakan masker.
Dan harapan besar dengan adanya kegiatan sosialisasi ini kepada masyarakat agar menjaga pola hidup sehat, selalu jaga imun, melakukan social distancing, dan tetap mematuhi protokol kesehatan, 'Salam Sehat'.(*)